• Kamis Lusa, Mantan Sekdaprov Riau Diadili

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Selasa, 16 Maret 2021
    A- A+


    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Mantan Sekdaprov Riau H Yan Prana Jaya Indra Rasyid, dijadwalkan Kamis (18/3/21) akan menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Pekanbaru terkait dugaan korupsi anggaran di Bappeda Siak senilai Rp2,8 miliar.


    Informasi ini diungkapkan oleh Humas PN Pekanbaru Tomi Manik SH, Selasa (16/3/21). Menurutnya, berkas perkara ini telah dilimpahkan jaksa penuntut umum (JPU) Hendri Junaidi SH MH, pekan lalu.


    "Untuk jadwal sidang dengan terdakwa Yan Prana, akan digelar Kamis lusa dengan agenda pembacaan dakwaan oleh JPU. Majelis hakim dalam perkara ini juga sudah ditunjuk,"terang Tomi.


    Tomi menambahkan, berdasarkan keputusan Ketua PN Pekanbaru Saut Maruli Tua Pasaribu SH MH, majelis hakim perkara ini dipimpin oleh Lilin Herlina SH MH. Sementara dua anggota lainnya adalah, Iwan Irawan SH dan Darlina SH MH.


    Dalam dakwaan JPU disebutkan, dugaan korupsi yang dilakukan Yan Prana ini dilakukannya saat menjabat sebagai Pejabat (Pj) Kepala Bappeda Siak tahun 2013 hingga 2017 silam. Yan tidak sendirian, dia bersama Donna Fitria (perkara terpisah-red), Ade Kusendang dan Erita.


    Terdakwa diduga melakukan mark-up terhadap anggaran perjalanan dinas pada Bappeda Kabupaten Siak Tahun Anggaran (TA) 2013 sampai dengan TA 2017, bersama Donna yang menjabat sebagai Bendahara Pengeluaran Bappeda Siak. Terdakwa mengarahkan Donna untuk melakukan pemotongan biaya perjalanan dinas sebesar 10 persen dari setiap masing masing pelaksana Kegiatan Perjalanan Dinas.


    Donna melakukan pemotongan anggaran perjalanan dinas Bappeda Kabupaten Siak tahun anggaran 2013 sampai dengan Maret 2015 pada saat pencairan anggaran SPPD setiap pelaksana Kegiatan. Besaran pemotongan berdasarkan total penerimaan yang terdapat didalam Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) perjalanan Dinas dipotong sebesar 10 persen, uang yang diterima Pelaksana Kegiatan tidak sesuai dengan Tanda Terima biaya perjalanan Dinas yang ditandatangani oleh masing-masing pelaksana yang melakukan perjalanan Dinas.


    Kemudian, pelaksana kegiatan sebagaimana yang tercantum pada Surat Perintah Tugas pelaksanaan perjalanan dinas Bappeda Kabupaten Siak pada tahun 2013 sebelumnya sudah mengetahui bahwa terdapat pemotongan anggaran Perjalanan Dinas Bappeda Kabupaten Siak atas arahan terdakwa.


    Atas arahan terdakwa, mekanisme pemotongan Anggaran Perjalanan Dinastersebut adalah setiap pencairan SPPD dilakukan pemotongan 10 persen yang dikumpulkan dan disimpan Donna. Uang itu disimpan Donna di brangkas Bendahara di Kantor Bappeda Kabupaten Siak. Lalu, Donna mencatat dan menyerahkan kepada terdakwa secara bertahap sesuai dengan permintaannya.


    Berdasarkan laporan Hasil Audit Inspektorat Kota Pekanbaru Nomor: 03/LHP/KH-Inspektorat/2021 terdakwa telah merugikan negara sebesar Rp.2.896.349.844. Atas perbuatannya, terdakwa dijerat dengan pasal 3 junto pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.nor




  • No Comment to " Kamis Lusa, Mantan Sekdaprov Riau Diadili "

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com yLx3F0.jpg