• Ribuan Mahasiswa UIR Serbu Kantor DPRD Riau

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Sabtu, 15 September 2018
    A- A+

    KORANRIAU.co, PEKANBARU - Ribuan mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau.

    Kedatangan mahasiswa ini untuk menyampaikan aspirasi, "Kami para mahasiswa yang merindukan kemenangan''. Begitu nyanyiannya, hingga sampai didepan kantor DPRD Riau.

    Sampai didepan kantor DPRD Riau, masa yang dikomandoi Guntur. Sempat berhenti sejenak didepan pagar kantor DPRD Riau.

    Sambil menyampaikan aspirasi yang diiikuti  masa, Guntur (Korlap Aksi) sesekali menyuarakan agar lemahnya pemerintah tidak dapat mengatasi perekonomian Indonesia yang tidak stabil.

    Sesekali massa meminta Presiden RI Ir Joko Widodo agar mundur dari kursinya, karena dinilai tidak mampu mengemban tanggung jawab dan tugasnya.

    ''Kami meminta Jokowi turun, karena tidak mampu mengatasi permasalahan negara saat ini,'' teriak Guntur diikuti ribuan massanya.

    Sementara ribuan massa berorasi, beberapa perwakilan masa meminta agar dibukakan pintu gerbang. Namun, petugas Polresta Pekanbaru yang menggunakan pakaian anti huru hara sudah standby, menyatakan tidak boleh masuk.

    Massa aksi yang tidak puas, lantas mencoba menggoyang-goyangkan pagar. Sehingga, kekuatan masa yang ramai membuat pintu pagar jebol dan langsung terbuka.

    Seketika, massa langsung berhamburan. Melihat masa ringsek kedalam tangga jalan masuk ke kantor DPRD Riau, petugas lalu mundur kedepan pintu masuk.

    Pantauan dilapangan, saat itu waktu menunjukkan masuk solat Ashar. Sehingga Guntur langsung mengumandangkan azan di atas mobil packup yang disewa mereka.

    Beberapa menit berorasi, massa mendesak petugas agar mengahdirkan anggota Dewan. Dengan maksud ingin menyampaikan tuntutan mereka.

    Karena semakin terdesak, ribuan masa yang tidak terbendung. Akhirnya dipersilahkan masuk dan langsung memasuki area ruang sidang.

    Setelah di dalam ruang rapat, beberapa orang mahasiswa dari massa aksi masih berteriak menyampaikan orasinya.

    Ada tiga tuntutan yang mereka sampaikan, berisi surat petisi terhadap pemerintah pusat.
    Tuntutan mereka yang pertama adalah meminta pemerintah pusat untuk segera menstabilkan perekonomian negara yang berimbas terhadap masyarakat menengah kebawah dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

    Hal ini terkait sorotan masa terkait kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika.
    Tuntutan kedua, yakni meminta pemerintah agar tidak membatasi hak demokrasi dan konstitusi bagi setiap warga negara Indonesia melalui  kekuatan yang dimilikinya.

    Selanjutnya, tuntutan ketiga yakni meminta  pemerintah menuntaskan kasus PLTU Riau I yang menyebabkan kerugian negara dan telah menyengsarakan rakyat Indonesia.

    Surat petisi dengan tulisan tangan tersebut diserahkan oleh mahasiswa dan diterima langsung Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Noviwaldy Jusman.

    ''Kami menuntut agar janji-janji pemerintah tentang kemakmuran masyarakat segera direalisasikan,'' tegas Koordinator Aksi, Guntur.

    Guntur dan kawan-kawan berharap, surat petisi yang dibuat tersebut dapat diserahkan kepada Presiden Joko Widodo.

    ''Sesuai kesepakatan tadi dengan anggota DPRD, hari Rabu besok akan disampaikan. Kami ingin ada respon dari pemerintah pusat, kalau tidak, kami akan gelar aksi dengan massa yang lebih banyak lagi,'' sebut dia.

    Terpisah, Ir Noviwaldy Jusman selaku Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau menyampaikan apresiasinya kepada para mahasiswa.

    ''Saya sampaikan apresiasi atas keberanian mahasiswa menyuarakan keinginan masyarakat Indonesia. Saya sepakat dengan mahasiswa untuk meminta Pemerintah Pusat menstabilkan ekonomi bangsa dan selamatkan demokrasi di Indonesia. Mereka sampaikan apresiasi dengan baik dan santun,'' ucap Noviwaldy.

    Untuk tiga tuntutan itu, ia berjanji akan meneruskan petisi dari mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) tersebut ke pemerintah pusat.

    ''Sesuai kesepatakan akan kami teruskan kepada pemerintah pusat pada hari Rabu (12/9) depan. Kita akan tugaskan Komisi I untuk menyampaikan hal tersebut,'' ucap pria yang akrab disapa Dedet ini.(MG11)
  • No Comment to " Ribuan Mahasiswa UIR Serbu Kantor DPRD Riau "

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0813 7118 3788 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com 8bPIF.jpg