\
KORANRIAU.co- Televisi pemerintah Iran pada Kamis (5/3) mengatakan bahwa drone yang ditembakkan oleh Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah menabrak kapal induk USS Abraham Lincoln.
Televisi pemerintah tidak memberikan
rincian apa pun mengenai klaim tersebut, demikian dikutip dari AFP.
Garda Revolusi sebelumnya mengklaim telah mengenai
kapal induk AS tersebut, tetapi Pentagon mengatakan pada saat itu bahwa
"rudal yang diluncurkan bahkan tidak mendekati sasaran".
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan
negaranya siap menghadapi potensi invasi darat, dan mengatakan bahwa tindakan
seperti itu akan berarti "bencana" bagi musuh-musuh republik Islam
tersebut.
"Kami sedang menunggu mereka," kata
Araghchi kepada stasiun televisi Amerika NBC News, ketika Amerika Serikat dan
Israel terus melakukan serangan terhadap Iran.
"Kami yakin bahwa kami dapat menghadapi
mereka dan itu akan menjadi bencana besar bagi mereka."
AS tenggelamkan 30 kapal Iran
Amerika Serikat mengklaim telah menenggelamkan
lebih dari 30 kapal Iran selama perang yang sedang berlangsung, sementara
serangan rudal balistik dan drone oleh pasukan Teheran telah menurun secara
substansial, kata seorang perwira militer AS berpangkat tinggi pada hari Kamis
(5/3).
"Sekarang kita telah menenggelamkan lebih
dari 30 kapal, dan hanya dalam beberapa jam terakhir, kita telah menghantam
kapal induk drone Iran, kira-kira seukuran kapal induk Perang Dunia II. Dan
saat ini, kapal itu terbakar," kata kepala Komando Pusat yang bertanggung
jawab atas pasukan AS di Timur Tengah Laksamana Brad Cooper dalam konferensi
pers, dikutip dari AFP.
"Serangan rudal balistik Iran telah menurun
90 persen sejak hari pertama. Serangan drone telah menurun 83 persen sejak hari
pertama," tambah Cooper.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke
Iran sejak 28 Februari lalu. Iran telah merespons dengan menembakkan rentetan
drone dan rudal ke negara-negara lain di kawasan tersebut.
cnnindonesia

No Comment to " Drone Iran Serang Kapal Induk USS Abraham Lincoln "