Browsing "Older Posts"

  • Polisi Tangkap Pembunuh Gajah Tanpa Kepala di Pelalawan, Sita Gading dan Senpi

    By redkoranriaudotco → Minggu, 01 Maret 2026



    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Tim gabungan dari Polda Riau dan Polres Pelalawan menangkap terduga pembunuh gajah Sumatera tanpa kepala di Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.


    Penangkapan dilakukan setelah penyidik menggelar rangkaian penyelidikan mendalam dengan pendekatan scientific crime investigation. Polisi menelusuri jejak digital dan meminta keterangan 40 saksi.

    Informasi didapat, para pelaku diamankan di sejumlah tempat berbeda, di Provinsi Riau dan provinsi lainnya. Namun, polisi belum mengungkapkan identitas pelaku dan lokasi penangkapan.

    Selain pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya potongan gading gajah dan senjata api (Senpi) laras panjang modifikasi yang diduga digunakan untuk menembak satwa dilindungi itu.

    Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan memastikan pihaknya akan memaparkan secara resmi perkembangan kasus tersebut. 

    “Insya Allah hari Selasa besok akan kami ekspos terkait kematian atau pembunuhan atau penembakan terhadap gajah ini," katanya, Sabtu (28/2/26).

    Ia menegaskan, pengungkapan ini menjadi bukti komitmen kepolisian dalam memberantas perburuan liar dan perdagangan bagian tubuh satwa dilindungi.

    "Setiap jejak meninggalkan cerita, dan setiap cerita meninggalkan bukti. Kami akan usut tuntas hingga ke akar-akarnya,” pungkasnya.

    Kasus ini mencuat setelah bangkai gajah berusia 40 tahun itu ditemukan pada Senin (2/2/2026) malam. Kondisi bangkai saat ditemukan memprihatinkan karena sebagian kepala hilang, termasuk belalai dan kedua gadingnya.

    Tim forensik telah melakukan nekropsi atau bedah bangkai gajah, dan hasil awal menunjukkan kematian diduga akibat tembakan senjata api pada tengkorak. Hal ini menepis dugaan keracunan atau paparan zat berbahaya.

    Sebelumnya, Kepala Bidang Laboratorium Forensik Polda Riau, AKBP Ungkap Siahaan, menjelaskan penemuan gajah, Selasa, 3 Februari 2026, tim Labfor turun ke lokasi.

    Tim melakukan pengambilan barang bukti di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan dua potongan proyektil yang diduga berasal dari senjata api.

    Potongan logam pertama memiliki diameter 12,30 mm dengan panjang 16,30 mm, sementara potongan kedua sepanjang sekitar 6,94 mm.
    Dalam kasus ini, pelaku perburuan satwa dilindungi terancam pidana hingga 15 tahun penjara dan denda ratusan juta rupiah sesuai ketentuan UU Nomor 32 Tahun 2024. ck
  • Israel Terus Dihantam Gelombang Rudal Iran, 1 Orang Tewas di Tel Aviv

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co- Militer Israel (IDF) mengonfirmasi adanya gelombang baru peluncuran rudal yang mengarah ke wilayah Israel pada Minggu (1/3) dini hari waktu setempat. Serangan ini menandai peningkatan intensitas serangan balasan Iran yang kian masif.


    Seperti dilansir Reuters, media lokal melaporkan satu orang dinyatakan tewas akibat luka parah yang diderita dalam serangan rudal Iran di Tel Aviv.

    Sementara Al Jazeera menyebut layanan ambulans Israel melaporkan setidaknya 21 warga Israel terluka akibat rangkaian ledakan tersebut. Dari total korban, 16 orang mengalami luka ringan, sementara dua orang dilaporkan dalam kondisi serius hingga kritis.

    Dalam satu jam terakhir, terpantau lebih dari tiga gelombang serangan rudal Iran ke wilayah Israel. Rudal-rudal pencegat Israel terus diluncurkan ke langit untuk menghalau proyektil Iran.

    Sirene peringatan dini terus meraung di berbagai wilayah Negeri Zionis, memaksa warga untuk tetap berada di ruang perlindungan bawah tanah (shelter).

    Di sisi lain, di pihak Iran juga sebelumnya telah banyak jatuh korban jiwa akibat serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu (28/2). Bahkan, lebih dari 50 orang siswi sekolah dasar di Iran tewas akibat serangan itu.

    Di tengah dentuman rudal, kondisi kontras terjadi di wilayah pendudukan. Berbeda dengan warga Israel yang memiliki sistem baterai pertahanan udara, sirene, dan bungker, warga Palestina tidak memiliki perlindungan serupa.

    Warga Palestina di wilayah pendudukan hanya bisa menyaksikan pertempuran di langit tanpa ada tempat untuk berlindung. Seorang warga Palestina dilaporkan tewas dalam operasi penggerebekan militer Israel di dekat Hebron hari ini.

    Lalu, ada serangan dari pemukim ekstremis Israel terhadap warga Palestina dilaporkan tetap berlanjut di tengah ketegangan perang.
    cnnindonesia
  • Main di Kandang, PSPS Pekanbaru Ditahan Imbang 0-0 Garudayaksa FC

    By redkoranriaudotco →



    KORANRIAU.co,PEKANBARU- PSPS Pelanbaru kembali bermain imbang di Stadion Kaharuddin Nasution, Sabtu (28/2/2026). PSPS yang menjamu Garudayaksa FC tanpa penonton gagal meraih poin penuh setelah 90 menit bermain tanpa gol alias skor 0-0.


    Di babak pertama, PSPS memang mendominasi penguasaan bola atas tim tamu Garudayaksa FC. Namun begitu, peluang yang ada tak mampu mengubah papan skor.

    Begitu juga dengan tim tamu yang beberapa kali mendapatkan peluang untuk membobol gawang PSPS. Namun peluang tersebut belum mampu mencetak gol ke gawang PSPS.

    Memasuki babak kedua, kedua tim tampak saling jual beli serangan. Beberapa peluang tercipta oleh kedua tim.

    Salah satu peluang berbahaya tercipta oleh pemain Garudayaksa FC, lewat tendangan keras Everton Nascimento. Everton nyaris membobol gawang PSPS setelah tendangan kerasnya diblok oleh oleh penjaga gawang PSPS Erlangga Setyo.

    Sementara PSPS yang sama-sama menyerang tampak belum menciptakan peluang yang berbahaya penjaga gawang Garudayaksa FC Yoewanto Benny.

    Memasuki menit 75', Garudayaksa kembali melakukan tembakan ke bawang PSPS lewat Alfin Faiz. Namun, tembakan yang dilancarkan Alfin masih sangat mudah diamankan oleh Erlangga.

    Menit 85', Alfin Faiz kembali membuka peluang untuk Garudayaksa. Sayangnya, tembakan Alfin dari dalam kotak penalti jauh melambung di atas mistar gawang PSPS.

    Tak berselang lama, kini giliran PSPS yang mendapatkan peluang. Hari Nur Yulianto, yang baru saja masuk menggantikan Vieri Donny, nyaris membobol gawang Garudayaksa.

    Hari yang bebas mengarahkan tandukannya ke gawang Garudayaksa berhasil digagalkan Rudi N Rajak, yang masuk menggantikan Yoewanto di babak kedua.

    Hingga menit 90', skor 0-0 tak kunjung berubah. Dengan tambahan waktu 6 menit tambahan, kedua tim tampak meningkatkan intensitas serangan. Kedua tim saling jual beli serangan di menit-menit akhir. 

    Akan tetapi, enam menit waktu tambahan tak juga mampu mengubah skor kedua tim. Skor 0-0, dan masing-masing mendapatkan satu poin. ck
INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com