• Satu Siswa Korban Ambruk Tangsi Belanda Siak Dirujuk ke RSUD Arifin Achmad

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Senin, 02 Februari 2026
    A- A+



    KORANRIAU.co,PEKANBARU – Insiden ambruknya lantai kayu di cagar budaya Tangsi Belanda, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, membawa duka mendalam bagi korban.


    Dari total 16 siswa SDIT Baitul Ridho Kecamatan Lubuk Dalam yang menjadi korban, satu orang siswa dilaporkan harus dirujuk ke RSUD Arifin Achmad di Pekanbaru guna mendapatkan penanganan medis spesialis yang lebih intensif.

    Bupati Siak Afni, Sabtu (31/1/26) mengatakan, rujukan ini dilakukan setelah pemeriksaan awal di RSUD Tengku Rafian Siak menunjukkan adanya luka serius pada bagian kepala. Meski saat ini kondisi siswa tersebut dilaporkan dalam keadaan sadar dan stabil, tim medis memutuskan pemindahan ke Pekanbaru untuk memastikan penanganan terbaik.

    ​"Satu siswa kita rujuk ke Pekanbaru untuk observasi lebih lanjut oleh dokter spesialis saraf. Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk memantau perkembangan kesehatannya," ujar Afni, saat meninjau korban di RSUD Tengku Rafian.

    ​Hingga saat ini, dari 16 orang menjadi korban ambruknya lantai 2 bangunan Tangsi Belanda tersebut, ​1 Siswa dirujuk ke RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru.

    ​9 Siswa masih menjalani perawatan dan observasi di RSUD Tengku Rafian Siak, ​6 Siswa sudah diperbolehkan pulang karena hanya mengalami luka ringan dan trauma ringan.

    ​Pemerintah Kabupaten Siak telah menegaskan, bahwa seluruh biaya pengobatan para korban akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah, melalui skema Jaminan Kesehatan maupun kebijakan darurat lainnya.

    Usai insiden tersebut, Bupati Afni memerintahkan dinas terkait, menutup sementara seluruh objek wisata sejarah yang memiliki struktur bangunan bertingkat, terutama bangunan tua yang menggunakan material kayu.

    ​"Langkah ini diambil demi keamanan pengunjung. Kami akan melakukan audit struktural menyeluruh dan berkoordinasi dengan Kementerian Kebudayaan untuk proses restorasi bangunan-bangunan cagar budaya ini," tegas Afni.

    ​Tangsi Belanda merupakan kompleks bangunan bersejarah peninggalan masa kolonial yang telah berusia lebih dari satu abad.

    Kejadian ini menjadi alarm bagi pengelola situs bersejarah di seluruh Indonesia untuk lebih memperketat pengawasan kapasitas pengunjung (load capacity) pada bangunan-bangunan tua yang rentan secara struktural. rtc

  • No Comment to " Satu Siswa Korban Ambruk Tangsi Belanda Siak Dirujuk ke RSUD Arifin Achmad "

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com