KORANRIAU.co,PEKANBARU- Ratusan warga Cerenti, Kantor Desa Pesikaian Kecamatan Cerent, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), sebagai respon masyarakat Cerenti yang menolak menjadi tempat relokasi 500 KK warga TNTN ke Desa Pesikaian.
Mereka datang untuk menyampaikan aksi
damai penolakan. Sebab, lahan yang akan dijadikan tempat relokasi TNTN itu
adalah tanah ulayat masyarakat Cerenti yang diserahkan ke PTPN untuk
dikerjasamakan menjadi kebun kelapa sawit. Sementara pemerintah pusat lewat Satgas
PKH menyita sebagian kawasan itu yang ternyata masuk kawasan hutan.
“Iya. Tadi ada masyarakat Cerenti datang ke Kantor Desa Pesikaian. Mereka lebih banyak mencari tahu rencana itu. Sebab, sebagian besar masyarakat ada yang sudah bekerja di lahan kebun sawit yang dikerjasamakan dengan PTPN,” kata Kapolsek Cerenti, AKP Benni A Siregar, Sabtu (27/12)
Dijelaskan Benni, pertemuan itu dihadiri
jugaAsisten Kepala PTPN di Cerenti yang menjelaskan, bahwa kebijakan itu baru
rencana. Mereka juga akan mengakomodir masyarakat yang sudah bekerja selama
ini. Mendapatkan penjelasan itu, sekitar pukul 11.30 WIB, masyarakat sudah
meninggalkan Kantor Kepala Desa Pesikaian.
Dalam pertemuan itu, juga disepakati
akan ada pertemuan lanjutan. Di mana masyarakat meminta penjelasan terperinci
soal rencana relokasi yang sempat digulirkan langsung Bupati Kuansing Dr H
Suhardiman Amby MM.
Terkait ini, Asisten I Setda Kuansing, H
Fahdiansyah menjelaskan, bahwa rencana itu adalah rencana pemerintah pusat. Di
mana pemerintah pusat lewat Tim Satgas PKH akan memindahkan sekitar 500 KK TNTN
ke Desa Pesikaian, di atas lahan 171,31 hektare.
Fahdiansyah mengatakan, relokasi warga
TNTN itu direncanakan dilakukan di tiga daerah, Pelalawan, Inhu dan Kuansing.
Tetapi sampai sekarang belum ada surat resmi dan pemberitahuan. rpc/nor

No Comment to " Warga Desa Pesikaian Kuansing Tolak Jadi Tempat Relokasi TNTN "