KORANRIAU.co,PEKANBARU - Target PSPS Pekanbaru untuk mencuri poin di kandang PSMS Medan, akhirnya tercapai, setelah menahan imbang tuan rumah denagn skor 1-1, Rabu (19/11/25) malam, di Stadion Utama Sumatera Utara
Walaupun hanya mampu meraih satu poin namun hasil tersebut sangat dirasakan
oleh PSPS mengingat lawan yang dihadapi merupakan dah satu tim terbaik di Liga
2 Pegadaian.
Bermain tanpa penonton, PSPS Pekanbaru sempat unggul lebih dulu pada menit
ke 53 babak kedua, melalui gol yang diciptakan oleh Reyhan Firdaus.
Namun, keunggulan anak-anak asuh Aji Santoso ini tidak berlangsung lama,
PSMS Medan mampu bangkit untuk mengejar ketertinggalan melalui gol yang
diciptakan oleh Barata, pada menit ke 60. Kedua tim ini akhirnya hanya mampu
berbagi poin satu setelah wasit meniup peluit panjang berakhir di babak
kedua.
Bagi PSMS Medan dan PSPS Pekanbaru, hasil imbang ini membawa kedua tim
turun peringkat di klasemen sementara liga 2 Pegadaian. Kedua tim sama-sama
memiliki nilai 14 dari 11 pertandingan. PSMS medan yang sebelumnya berada di
posisi 5 klasemen saat ini berada di posisi 7 klasemen. Begitu juga dengan PSPS
Pekanbaru harus puas turun dua peringkat ke posisi 8, dimana sebelumnya PSPS
berada di posisi 5 klasemen.
Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso mengatakan, hasil yang diraih
anak-anakny ini sudah cukup maksimal. Karena menghadapi tuan rumah memang cukup
berat untuk meriah poin. Target yang semula tiga poin gagal, dan hanya berhasil
membawa pulang 1 poin. Sebelumnya diputaran pertama PSMS Medan juga membawa
satu poin dari Pekanbaru, setelah menahan imbang PSPS Pekanbaru.
“Kita mendapatkan poin satu ini tetap kami sukuri meskipun seharusnya kita
bisa mendapatkan poin tiga. Sayang setelah kami mencetak gol lawan juga bisa
mencetak gol. Pertandingan tadi berjalan cukup berimbang, tetapi saya sampaikan
tetap bersukur tercapai target dapat poin satu, tapi seharusnya dapat poin
tiga,” ujar Aji Santoso.
Hal yang sama juga disampaikan pemain PSPS Pekanbaru, Ilham, ia menyampai
akan semu rekan-rekannya sudah tampil maksimal dan berusaha untuk menang dan
membawa tiga poin. Namun didalam lapangan setelah unggul 1-0 rekan-rekan
setimnya gagal mempertahankan kemenangan.
“Sebenarnya kami menargetkan tiga poin satu poin patut kami sukuri,” kata
Ilham.
Dari jalannya pertandingan kedua tim tampil impresif baik dibabak pertama
dan babak kedua. Kedua tim saling menyerang, beberapa peluang gol gagal
dikonversikan dan hasil imbang 0-0 di babak pertama. Begitu juga di babak kedua
PSPS Pekanbaru terus mencoba untuk menekan pertahanan PSMS dan usan tersebut
membuahkan hasil, Reyhan Firdaus yang masuk di babak kedua berhasil melakukan
tembakan ke gawang PSMS setelah mendapatkan umpan dari sisi kiri, dan
mengkonversikannya menjadi gol.
Ketinggalan 0-1 tidak membuat anak-anak ayam kinantan ini patah arang,
striker PSMS asal Portugal Barata, berhasil memanfaatkan peluang yang bebas
mendapatkan bola mentahan dari rekannya berhasil melakukan tembakan plesing ke
sisi kiri gawang.
Darmawan yang berada di tengah tak mampu menjangkau tembakan Barata. Gol Barata
pun mengubah papan skor menjadi 1-1.
PSPS Pekanbaru juga harus menerima kerugian pada menit ke 87, setelah Zidan
Khairullah disanksi kartu merah oleh wasit. Zidan pada menit 87 mendapatkan
kartu merah setelah melakukan tackle berbahaya kepada Rudiyana. Dengan 10
pemain Askar Bertuah akhirnya mampu bertahan hingga babak kedua berakhir dengan
hasil 1-1. Mcr/nor

No Comment to " PSPS Tahan Imbang PSMS Medan 1-1 "