• Gubri Sebut Sulitnya Pembebasan Lahan Eks Chevron

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Rabu, 11 November 2020
    A- A+

     


    KORANRIAU.co,PEKANBARU - Gubernur Riau H Syamsuar berharap PT Pertamina Hulu Rokan yang pada Agustus 2021 mendatang akan mengambil alih pengelolaan Blok Rokan dari PT Chevron Pacific Indonesia, dapat membantu penyelesaian masalah pembebasan lahan di ruas Tol Pekanbaru-Dumai.


    Gubri mengatakan, pada ruas jalan tol sepanjang 131,5 Km itu, saat ini ada sekitar lebih dari 300 bidang tanah yang status kepemilikannya timpang tindih antara masyarakat dan aset negara. "Jadi peninggalan Chevron ini Imemang masalah yang sangat pelik,"katanya, Rabu (11/11/20) di Pekanbaru.


    Karena lanjut Gubri, di lahan masyarakat yang sertifikat hak miliknya telah diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) itu, ternyata juga dicatat sebagai Barang Milik Negara (BMN) dengan status aset PT Chevron. Karena itu, dia mengharapkan bantuan PT Pertamina.

     

    "Ini adalah persoalan mendasar, kami juga berharap bantuan (Pertamina-red) terkait penyelesaian masalah tanah sepanjang jalan dari mulai Pekanbaru sampai ke Dumai,"harapnya. 


    Dipaparkan Gubri, pihaknya telah melaporkan masalah ini kepada Menteri ATR/BPN. Kemudian, dalam upaya penyelesaian pembebasan lahan ini juga telah dibantu oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.


    "Soal pembebasan lahan jalan tol ini ada keterkaitan dengan tanah eks. Chevron. Saat ini masih konsinyasi di Pengadilan Negeri. Ada sekitar 300 lebih bidang tanah yang saat ini belum selesai masalahnya di pengadilan karena ini terkait status kepemilikan tanah yang telah bersertifikat oleh masyarakat kita," tutup Gubri.mcr/nor


    Subjects:

    BERITA UTAMA
  • No Comment to " Gubri Sebut Sulitnya Pembebasan Lahan Eks Chevron "

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com yLx3F0.jpg