• Muhammad Faisal Pimpin Paripurna HUT Kampar ke-70

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Jumat, 20 Maret 2020
    A- A+

    KORANRIAU.co, KAMPAR - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kampar ke 70, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar menggelar sidang paripurna HUT Kampar ke 70, Kamis (7/2/2020) bertempat di gedung DPRD, Bangkinang Kota.

    Sidang kali ini dipimpin oleh Ketua DPRD Kampar, Muhammad Faisal. Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto turut hadir. Gubernur Riau diwakili oleh Sekda Provinsi Riau, Yan Prana Jaya Indra Rasyid, hadir,  serta sidang ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat Prof DR Yusri Munaf, Anggota DPRD RI, Syahrul Aidi Lc MA, anggota DPRD Riau, Eva Yuliana SE, mantan Gubernur Riau, Saleh Djasit, mantan Bupati Kampar, Drs Burhanuddin Husin MM, mantan Pj Bupati Kampar, Syawir Hamid, mantan Wakil Bupati, M Zakir, Sekda Bengkalis, Bustami HY, Ketua LAK, Sartunis, Ardo serta Akmam Adiputra, para asisten, staf ahli dan para kepala dinas di lingkungan Pemda Kabupaten Kampar.

    Pada saat memimpin Sidang Paripurna Hari Ulang Tahun  (HUT) Kampar ke 70, Muhammad Faisal dalam amanatnya menyampaikan, bahwa sidang paripurna ini merupakan rangkaian dari perayaan HUT Kampar itu sendiri. Dimana, paripurna ini rangkain seremonial yang amat penting untuk dilaksanakan oleh legislatif, eksekutif, pimpinan forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, alim ulama hingga seluruh undangan dan masyarakat berkumpul penuh khidmad mengikuti acara ini.

    ''Kami memohon maaf jika ada penyambutan kami selaku tuan rumah yang kurang berkenan kepada bapak-bapak, orang tua kami, saudara-saudari atas kelancangan dan kekhilafan kami dalam melayani di rumah rakyat ini,'' ucap Faisal dari kursi pimpinan sidang paripurna.

    Kata Faisal, perayaan HUT Kampar ke 70 ini, hendaknya merupakan wujud untaian kata serta sikap syukur kita kepada Allah SWT, dimana kita sebagai suatu negeri senantiasa mendapat lindungan dari Nya. Sehingga dengan lindungan dari Allah SWT itu, membuat kita tetap bisa menjalankan amanah sebagai pelayan dan abdi masyarakat guna memajukan kehidupan masyarakat kita dari waktu ke waktu.

    Perayaan HUT Kampar ini, lanjut dia, sejati harus dirasakan oleh segenap lapisan masyarakat di pelosok daerah ini. Untuk itu, DPRD mengapresiasi pemda yang telah berupaya menyelenggarakan berbagai lomba yamg dapat dikuti oleh masyarakat sebagai wujud membagi semangat dalam rangka membagi kebahagian sekaligus membagi rasa saling memiliki daerah ini.

    Ada perlombaan mengacau kalamai, lomba basi acung, pacu sampai dan berbagai lomba dan pertandingan olahraga baik antar masyarakat maupun antar instansi pemerintah.

    Ketua DPRD Kampar, Muhammad Faisal berujar tema HUT Kampar ke 70 ini adalah Tali Bapilin Tigo, menuju Kampar sejahtera adalah sebuah tema yang harus menjadi semangat ita bersama.

    Dimana tema itu, harus menjadi simbol kebersamaan kita semua dalam membangun daerah ini agar semakin maju dan masyarakatnya juga semakin sejahtera.

    Muhammad Faisal juga mengapresiasi capaian Pemda Kampar selama tahun 2019 ini.

    Apresiasi pertama, kata Faisal, adalah untuk raihan piala Adipura yang berhasil disabet Pemda Kampar. Prestasi ini, kata Faisal,  adalah sebagai tanda adanya koordinasi dan semangat yang sama lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dalam bekerja membawa Kabupaten Kampar semakin baik dari tahun ke tahun.

    Selain itu, ada prestasi kabupaten laik anak yang berhasil diraih juga patut diapresiasi. Kemudian prediket Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk kabupaten ini juga membuat semakin percaya akan perbaikan kinerja pemerintah dalam mengelola kuangan daerah ini.

    Selanjutnya ada peningkatan penilaian Sistim Akuntabilitas Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Kampar yang terus meningkat. Tahun 2019 Kabupaten Kampar memperolah prediket B dengan nilai yang juga meningkat.

    Dalam pada itu, Faisal juga meminta pemda untuk serius menangani warga masyarakat Kampar terutama warga kurang mampu yang menderita penyakit keras untuk dibantu agar bisa menjalani proses pengobatan yang laik.

    Saat ini, katanya banyak ditemukan warga yang mengidap penyakit keras sementara mereka tidak mampu untuk berobat dengan biaya sendiri.

    Karena menurut Faisal, sesuai undang-undang, anak terlantar dan fakir miskin ditanggung negara dan diurus oleh pemerintah.

    Ke depan, imbau Faisal, Pemda Kampar lebih fokus dalam mewujudkan visi yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dimana dalam RPJMD itu, disebutkan menuju Kabupaten Kampar 2017-2022. Dengan Visi “Terwujudnya Kabupaten Kampar sebagai Wilayah Industri dan Pertanian yang Maju dengan Masyarakat yang Religius, Beradat, Berbudaya dan Sejahtera” ini harus terus dikejar agar terealisasi sesuai target dan agenda yang telah disusun.

    Bersempena puncak Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kampar ke-70, di tempat yang sama, Bupati Catur mengungkapkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar sedang dan akan menjalankan enam misi pembangunan daerah

    Bupati Kampar menjelaskan, bahwa enam hal diatas antara lain, pertama atas nama Bupati Kampar akan berusaha meningkatkan pendidikan sumber daya manusia yang handal. Kemudian dalam bidang pertanian akan menjadikan pertanian di Kabupaten Kampar yang berbasis modern, terangnya.

    Kemudian begitu juga ke depan misi Kabupaten Kampar terus dibangun infrastruktur yang berkualitas, seperti pembangunan Tol Bangkinang-Pekanbaru dengan empat pintu Exit Toll.

    Pertama, ada rute Pekanbaru-Dumai yang melewati Kecamatan Tapung Hilir dengan panjang jalan tol 15 KM.

    Kedua, rute Pekanbaru-Sumbar yang melewati Kecamatan Tambang, Kampa, Rumbio Jaya, Kampar Utara, Bangkinang, Salo, Kuok, XIII Koto Kampar dengan Panjang 97.81 KM. Selanjutnya  rute ketiga, Pekanbaru-Rengat yang melewati Kecamatan Tambang, Tapung dan Siak Hulu sepanjang 61 KM.

    Untuk Rest Area Kampar akan kebagian dua titik. Pertama, di Desa Bukit Sembilan, Kecamatan Bangkinang, Kedua di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar (Area Sekitar Waduk PLTA Koto Panjang).

    Sementara  Exit Toll akan dibangun di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang dan Pasir Sialang,  Kecamatan Bangkinang.

    ''Semoga kalau proyek-proyek ini sudah selesai nanti, Kampar kita ini semakin lebih maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,'' tutur Catur.

    Selanjutnya juga akan menciptakan perizinan usaha yang teratur, menghadirkan banyak destinasi wisata yang luar biasa. Seperti Gulamo surga tersembunyi dunia, serta terakhir dengan misi akan terus memperkuat citra negeri serambi mekah,” ungkap Bupati Kampar.

    Sementara Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Yan Prana Jaya Indra Rasyid, dalam amanatnya juga menyampaikan tahniah Kabupaten Kampar ke-70 tahun.  “Semoga di usia yang ke 70 tahun ini, Kabupaten Kampar bisa lebih maju,” harapnya.

    Sekda Provinsi Riau menambahkan, semoga ke depannya Kabupaten Kampar bisa memaksimalkan potensi  desniasi wisata yang ada dengan konsep wisata halal yang islami. Kemudian menciptakan pusat pengajian yang lebih baik, serta menciptakan Bank Riau Kepri menjadi Bank Riau Kepri Syariah.

    Yan Pranajaya Indra Rasyid MSE dalam sambutannya menyampaikan Tahniah Kabupaten Kampar ke 70. ''Semoga di usia yang ke-70 kampar bisa lebih maju," ungkapnya.

    Masih di tempat yang sama, dari perwakilan tokoh masyarakat Kampar Prof DR Yusri Munaf MHum dalam sambutannya meminta Bupati Kampar berjuang  agar Mahmud Marzuki mendapat gelar sebagai Pahlawan Nasional.

    Dipenghujung acara dilakukan penyerahan Perda Nomor 11 tahun 2019 tentang Rancangan Tata Ruang dan Wilayah  (RTRW) dari Bupati Kampar kepada Ketua DPRD Kabupaten Kampar.

    Seusai paripurna, tokoh masyarakat Kampar Akmam Adiputra juga mengutarakan pendaatnya terkait HUT Kampar ke 70 ini.

    Menurut dia, momen peringatan HUT Kampar ke 70 ini, Pemerintah mengusung tema Tali Bapilin Tigo Menuju Kampar yang Sejahtera. Tema itu hendaknya bisa menjadi semangat semua komponen dalam membangun daerah ini.

    Kata Akmam, semangat kebersamaan dari istilah tali bapilin tigo dibuat oleh orang tua-tua duhulu agar kebersamaan harus menjadi ruh yang selalu tetap terjaga di antara kita.

    ''Adapun unsur yang tiga itu, unsur pertama, pemerintah, kedua ulama dan ketiga unsur adat. Ini harus bersatu,'' ucap Akmam.

    Mantan pamong senior ini berpendapat, Bupati Catur Sugeng Susanto adalah orang baik. Meski begitu, dia juga perlu dikritik. Sebab, kata dia, kita ini hidup di alam demokrasi.

    ''Kalau mengkritik, harus dengan solusi. Apa solusinya. Kritik membangun. Jangan asal saja. Kita beri pak Catur kesempatan membangun Kampar ini,'' ajak Akmam.

    Di usia ke 70 ini, Akmam menilai bidang pendidikan Kampar telah nampak kemajuannya. Dimana kata dia, Kampar sudah memiliki beberapa universitas, sekolah-sekolah dan madrasahnya pun sudah baik mutu dan kualitasnya. ''Pendidikan kita sudah semakin maju,'' ucapnya.Parlementaria

    Subjects:

    Berita Foto
  • No Comment to " Muhammad Faisal Pimpin Paripurna HUT Kampar ke-70 "

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com y1GyIO.jpg yLx3F0.jpg