• Raibnya Uang Nasabah BRI di Inhu Rp49 Juta Masih Misteri

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Selasa, 14 Januari 2020
    A- A+

    KORANRIAU.co,RENGAT - 'Untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak'. Peribahasa ini pantas dialamatkan kepada seorang nasabah BRI di Inhu yang kehilangan uang dari rekening namun masih misteri.

    Pasalnya, tanpa disangka pada bulan Oktober tahun 2019 kemarin ada transaksi tak dikenal dari rekening BRI milik korban, G Sibarani yang mengakibatkan kerugian mencapai Rp 49 juta.  Usut punya usut raibnya uang nasabah BRI Unit Gerbang Sari Belilas di Kecamatan Siberida Inhu itu hingga kini masih misteri.

    Raibnya uang nasabah berawal dari  transfer manual dari kartu ATM milik korban dan dilakukan anak korban, Desi Sibarani pada hari Sabtu 12 Desember 2019 sekira pukul 09.00 Wib di mesin ATM BRI Teras Belilas Kelurahan Pangkalan Kasai, Siberida.

    Namun usai melakukan transfer uang sebesar Rp 500 ribu ke salah satu rekening yang dituju kartu ATM milik  korban justru tertelan di mesin ATM Bank BRI Teras Belilas yang membuat korban panik.

    Diduga karena panik dan berusaha mencari bantuan, lalu korban pun menelpon call center nomor 082111114017 yang tertempel dikertas laminating tepat disamping tombol mesin ATM guna melaporkan kartu ATM korban jenis Bisnis tertelan dalam mesin ATM.

    "Anaknya saya menghubungi call center yang tertera di mesin ATM lalu  dijawab bahkan memintai nomor PIN ATM," ungkap korban bercerita.

    Tidak lama kemudian atau setelah memberitahu privasi PIN ATM, uang korban justru terkuras mencapai Rp 49 juta dengan transaksi tak dikenal sebanyak tujuh kali transaksi.

    Kali pertama transaksi tak dikenal sekitar pukul 09.58.36 sebesar Rp 1.250 ribu dan disusul transaksi lainnya sebesar Rp 10 juta,  Rp 20 juta,  Rp 10 juta,  Rp 1.250 ribu, Rp 5 juta dan transaksi terakhir pada pukul 13.41.24 sebesar Rp 1,5 juta sehingga kerugian korban Rp 49 juta.

    Anehnya, kata korban, sekitar 4 jam setelah kejadian transaksi tak dikenal terjadi korban pun kembali mendatangi TKP dan melihat langsung fisik mesin ATM BRI Teras Belilas sudah dalam kondisi seperti dirusak bahkan stiker call center sudah hilang.

    Parahnya lagi,  kata korban, dua hari setelah kejadian (Senin 13 oktober 2019-red) kembali dituliskan kondisi  mesin ATM Teras BRI Belilas dalam keadaan kondisi rusak dan kartu ATM korban yang awalnya tertelan mesin hingga saat ini tak kunjung ditemukan. Paparnya.

    Atas musibah tersebut korban pun melaporkannya ke Polisi dan ke fihak BRI Unit Belilas dan BRI Cabang Rengat naumun sayang raibnya uang korban masih misteri.

    Nasabah BRI yang diduga menjadi korban kejahatan skimming kartu automated teller machine (ATM), fihak BRI belum dapat dikonfirmasi. Sebab wakil Kepala Cabang BRI Rengat, Dian,  dihubungi lewat seluler dan WhatsApp belum memberikan klarifikasi dan Kacab BRI Rengat Agus Doso Pramono masih sibuk pelayanan nasabah.

    Sedangkan Polisi kepada korban mengatakan progres LP korban masih lidik dan telah sita rekaman CCTV dari ATM teras BRI Belilas.Sandar Nababan







  • No Comment to " Raibnya Uang Nasabah BRI di Inhu Rp49 Juta Masih Misteri "

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0813 7118 3788 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com