• Gubri Syamsuar Apresiasi Tim Sains UR Raih Emas di Macau

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Rabu, 16 Oktober 2019
    A- A+

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Gubernur Riau H Syamsuar mengapresiasi prestasi yang diraih Tim Mahasiswa Universitas Riau (UR) yang terdiri dari Firman dan Herfan yang mendulang medali emas pada  Lomba Sains Internasional di Macau.

    Menurut Gubri, prestasi ini selain membanggakan Universitas Riau dan mengharumkan nama Provinsi Riau khususnya serta nama Indonesia umumnya. Prestasi ini dijadikan motivasi bagi generasi muda lainnya.

    "Kita berharap prestasi Firman dan Herfran ini menjadi contoh baik dan menjadi motivasi bagi generasi muda Riau lainnya. Tentunya dapat meningkatkan kreatifitas dan kemampuan yang dimiliki," ungkap Syamsuar.

    Gubri juga yakin, bahwa banyak anak Riau yang memiliki potensi dibidang masing-masing. Karenanya orang nomor satu di Riau ini berharap agar anak muda, nahasiswa, Riau terus berbuat, terus berinovasi, sehingga apa yang dicita-citakan bisa tercapai.

    "Niatkan apa yang kita buat untuk meraih prestasi adalah ibadah. Sehingga apapun hasilnya mendapat ridho dari Allah SWT," ucap Syamsuar.

    Firman sendiri begitu mendapatkan medali emas itu langsung menyampaikannya ke Gubri melalui pesan singkat WhatsApp. "Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh, Pak. Alhamdulillah Firman dan Herfran meraih Medali Emas di Macau. Terimakasih banyak doa dan support dari bapak, salam dari orang tua kami untuk bapak," tulis Firman.

    Firman ketika dihubungi mengatakan, lomba ini berlangsung dari tanggal 10 hingga 12 Oktober 2019, dan pengumumannya pada tanggal 14 Oktober lalu."Ada beberapa tim yang mendapat mendali emas, salah satu tim dari Unri, kita," kata Firman yang baru saja tiba di Pekanbaru, Rabu (16/10/2019).

    Adapun produk yang dilombakan, jelas Firman, timnya membuat insektisida alami obat untuk padi sebagai penghalau hama wareng coklat. "Pengusir bahan alami ini berupa daun pepaya dan bawang putih kemudian kandungan zat kimia ini dicairkan. Untuk proses temuan ini, tim mengerjakannya sekitar 3 bulan," ucap Firman.

    Firman menyebutan, insektisida alami mereka ini layak dipasarkan karena ramah lingkungan. Selain itu harganyapun murah. Jika insektisida alami yang sudah ada di pasaran harganya mencapai Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu, maka insektisida alami temuan tim Unri ini harga jualnya di bawah Rp30 ribu.

    Ide obat untuk padi sebagai penghalau hama wareng coklat ini, jelas Firman, berawal dari kehidupannya sehari-hari, orangtuanya seorang petani. Kemudian dia intens menggelar diskusi dengan teman-teman selama tiga bulan hingga melahirkan inovasi baru insektisida alami yang ramah lingkungan.

    Firman merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, sedangkan Herfan kuliah Fakultas Pertanian. Sebelumnya, dua mahasiswa ini juga pernah mengharumkan nama Indonesia peraih Medali Perak dalam lomba bidang sains internasional pada ajang The 6th Korea International Creative Invention Contest diselenggarakan Korea Invention Academy 2019, di Korea Selatan, akhir Agustus 2019 lalu.

    "Pada lomba yang sama namun beda negara penyelengara, Pak Syamsuar juga mendoakan dan support kami, karenanya saya dan tim mengucapkan terima kasih atas dukungan dan perhatian beliau," ucap Firman.nor

    Subjects:

    BERITA UTAMA
  • No Comment to " Gubri Syamsuar Apresiasi Tim Sains UR Raih Emas di Macau "

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com