• Begini Penanganan Banjir di Riau

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Kamis, 13 Desember 2018
    A- A+
     
    Warga di Desa Kualu Kabupaten Kampar terpaksa beraktivitas menggunakan sampan saat melewati banjir akibat meluapnya sungai Kampar. (Wahyu Falatehan/Koran Riau)


    KORANRIAU.co, Pekanbaru - Hujan deras yang mengguyur Provinsi Riau belakangan ini membuat beberapa kabupaten/kota di daerah ini kebanjiran. Lima daerah di Riau sudah terendam banjir yakni Kampar, Pekanbaru, Bengkalis, Inhil dan Rohul.

    Dari lima di daerah yang terparah terendam banjir adalah Kabupaten Kampar, sedikitnya 18 daerah di beberapa kecamatan di Kampar terendam bnjir. Hal ini disebabkan meluapnya sungai Kampar akibat dibukanya lima pintu perlintasan PLTA Koto Panjang setinggi 150 Cm.

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, H Edwar Sanger mengatakan, pihaknya bersama BPBD Kabupaten/Kota terus melakukan penanganan korban banjir.

    "Kita dan rekan-rekan BPBD kabupaten/kita terus siaga melakukan penanganan korban bencana banjir. Termasuk melakukan penanganan pencarian korban tenggelam akibat banjir di Sungai Air Hitam, Payung Sekaki Pekanbaru," katanya.

    Berikut wilayah terendam banjir di beberapa kabupaten/kota se-Riau yang ditangani BPBD :

    Banjir di Kampar

    Di Desa Kualu RT006/RW003 Perumahan Graha Kualu Payung Sekaki, Tambang, Kampar. Di daerah ini banjir merendam rumah warga yang sampai saat ini masih dilakukan pendataan oleh tim di lapangan untuk mendata jumlah korban terdampak. Sedangkan ketinggian air bervariasi mulai dari 50 Cm - 100 Cm.

    Penanganan bencana banjir di Dusun Koto Betung RT. 001 dan RT002/RW001 Desa Gunung Sahilan dan Desa Sahilan Darussalam, Gunung Sahilan, Kampar.

    Disana banjir merendam rumah warga sebanyak 75 rumah dan 75 KK terdampak. Akses jalan menuju desa tidak bisa dilalui memakai roda dua maupun roda empat. Satu-satunya alternatif masyarakat menggunakan sampan untuk memasuki desa.

    "Ketinggian air banjir di sana bervariasi mulai dari 80-100 Cm. Saat ini banjir masih bertahan, dan penanganan korban banjir memasuki hari ke-5 oleh rekan-rekan BPBD Kampar," katanya.

    Banjir juga merendam Desa Teluk Paman dan Desa Teluk Paman Timur, Kampar Kiri, Kampar. Tim BPBD Kampar berkoordinasi dengan Kepala Desa Teluk Paman bahwa banjir sudah merendam rumah warga kurang lebih 70 KK (290 jiwa) terdampak dan 63 unit rumah, serta 1 gedung perkantoran  terendam (Teluk Paman) serta 76 KK (238 jiwa) terdampak dan 68 unit rumah terendam (Teluk Paman Timur).

    Untuk ketinggian air di sana sekitar 50-100 Cm. Dan sampai saat ini Kepala Desa setempat masih melakukan pendataan. Untuk akses jalan menuju desa sudah tidak bisa dilalui oleh kendaraan. Dikarenakan jalan juga digenangi banjir. Penanganan hari ke lima.

    Lalu penanganan bencana banjir di Desa Batu Belah, XIII Koto Kampar, Kampar. Banjir sudah merendam rumah warga kurang lebih 20 KK (95 jiwa) terdampak.

    Penanganan hari ke lima

    Penanganan bencana banjir di Desa Bangun Sari, Kampar Kiri, Kampar. Telah terjadi banjir sebagai akibat dari curah hujan yang tinggi. Banjir ini membuat 106 KK terdampak. Sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi akibat bencana banjir tersebut. Penanganan memasuki hari keenam.

    Penanganan bencana banjir di Desa Lubuk Siam, Siak Hulu, Kampar. Telah terjadi banjir sebagai akibat dari curah hujan yang tinggi. Banjir ini membuat 131 KK terdampak dimana 34 unit rumah terendam banjir dan 83 unit rumah hanya terendam sampai halaman saja. Sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi akibat bencana banjir tersebut. Penanganan hari keenam.

    BPBD Kamar juga melakukan penanganan bencana banjir di Desa Tanjung Balam, Siak Hulu, Kampar. Telah terjadi banjir sebagai akibat dari curah hujan yang tinggi. Banjir ini membuat 55 KK terdampak. Sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi akibat bencana banjir tersebut.

    Penanganan hari keenam

    Penanganan bencana banjir di Desa Buluh Cina, Siak Hulu, Kampar. Telah terjadi banjir sebagai akibat dari curah hujan yang tinggi dengan ketinggian air sekitar 40 Cm – 50 Cm. banjir ini membuat 35 KK terdampak dan merendam 1 PAUD. Sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi akibat bencana banjir tersebut. Penanganan hari keenam.

    Penanganan bencana banjir di Desa Tanjung Rambutan, kecamatan Kampar, Kampar. Telah terjadi banjir sebagai akibat dari curah hujan yang tinggi. Banjir ini membuat akses jalan menuju desa tidak bisa dilalui oleh kendaraan. Sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi akibat bencana banjir tersebut. Penanganan hari keenam.

    Penanganan bencana banjir di Dusun Kopu Desa Sendayan, Kampar Utara, Kampar. Telah terjadi banjir sebagai akibat dari curah hujan yang tinggi dengan ketinggian air berkisar 20 – 40cm. banjir ini membuat 25 KK terdampak. Sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi akibat bencana banjir tersebut. Penanganan hari keenam.

    BPBD Kampar melakukan penanganan bencana banjir di Desa Pulau Payung, Rumbio Jaya, Kampar. Telah terjadi banjir sebagai akibat dari curah hujan yang tinggi dengan ketinggian air berkisar 10 Cm – 20 Cm dan menggenangi badan jalan desa. Sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi akibat bencana banjir tersebut. Penanganan hari keenam.

    BPBD Kampar melakukan penanganan bencana banjir di Desa Padang Sawah, Kampar Kiri, Kampar. Telah terjadi banjir sekitar pukul 05.30 WIB (subuh), banjir sebagai akibat dari curah hujan yang tinggi. Banjir dengan ketinggian sekitar 80 – 100 Cm. Dimana membuat 54 KK (162 jiwa) terdampak dan 30 unit rumah terendam. Sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi akibat bencana banjir tersebut. Penanganan hari keenam.

    BPBD Kampar melakukan penanganan bencana banjir di Desa Lipat Kain Utara dan Desa Lipat Kain Selatan, Kampar Kiri Kabupaten Kampar. Telah terjadi banjir sekitar pukul 05.30 WIB (subuh), banjir sebagai akibat dari curah hujan yang tinggi. Banjir dengan ketinggian sekitar 80 – 100 Cm.

    Dimana membuat 20 KK (70 jiwa) terdampak dan 15 unit rumah terendam (Lipat Kain Utara), serta 82 KK (300 jiwa) terdampak dan 71 unit rumah terendam (Lipat Kain Selatan). Sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi akibat bencana banjir tersebut. Penanganan hari keenam.

    BPBD Kampar melakukan penanganan bencana banjir di Desa Tanjung Harapan, Kampar Kiri, Kampar. Telah terjadi banjir sekitar pukul 05.30 WIB (subuh), banjir sebagai akibat dari curah hujan yang tinggi. Banjir dengan ketinggian sekitar 80 – 100 Cm membuat 80 KK (259 jiwa) terdampak dan 73 unit rumah, 2 sekolah serta 2 gedung perkantoran terendam. sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi akibat bencana banjir tersebut. Penanganan hari keenam.

    BPBD Kampar melakukan penanganan bencana banjir di Desa Sungai Rambai, Kampar Kiri, Kampar. Telah terjadi banjir sekitar pukul 05.30 WIB (subuh), banjir sebagai akibat dari curah hujan yang tinggi. banjir dengan ketinggian sekitar 80 – 100 Cm membuat 5 KK (20 jiwa) terdampak dan 5 unit rumah serta 1 Masjid terendam. Sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi akibat bencana banjir tersebut. Penanganan hari keenam.

    BPBD Kampar melakukan penanganan bencana banjir di Desa Sei Paku dan Desa Sei Geringging, Kampar Kiri, Kampar. Telah terjadi banjir sekitar pukul 05.30 WIB (subuh), banjir sebagai akibat dari curah hujan yang tinggi. Banjir dengan ketinggian sekitar 80 – 100 Cm.

    "Disana sebanyak 85 KK terdampak dan 85 unit rumah serta 1 SDN 022 dan 1 tempat ibadah terendam (Desa Se Paku) dan 25 KK terdampak dan 25 unit rumah terendam (Desa Sei. Geringging). Sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi akibat bencana banjir," bebernya.

    Banjir Dikota Pekanbaru

    Selanjutnya banjir juga merendam Kota Pekanbaru. BPBD Pekanbaru melakukan penanganan bencana banjir di Perumahan Nusantara Sidomulyo, Perhentian Marpoyan, Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. Banjir merendam 3 wilayah RW yaitu RW008, 009 dan 010.
    Jumlah korban terdampak sampai saat ini masih dilakukan pendataan oleh tim di lapangan. Ketinggian air bervariasi mulai dari 50 Cm - 80 Cm. Saat ini banjir masih bertahan. Penanganan hari pertama.

    BPBD Kota Pekanbaru melakukan penanganan bencana banjir di Perumahan Cipta Lestari, Cipta Karya Kel. Sialangmunggu Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Banjir merendam rumah-rumah warga yang sampai saat ini masih dilakukan pendataan oleh tim di lapangan. Ketinggian air bervariasi mulai dari 50 - 80 Cm. Saat ini banjir masih bertahan.

    Penanganan hari Pertama

    Penanganan bencana banjir juga di jalan Umban Sari (Depan Universitas Lancang Kuning), Rumbai. Banjir merendam rumah-rumah warga yang sampai saat ini masih dilakukan pendataan oleh tim di lapangan. Ketinggian air bervariasi mulai dari 20 - 50 Cm. Saat ini banjir masih bertahan.

    Banjir di Rohul dan Rohil


    Kemudian penanganan banjir dilakukan BPBD Rohul. Bencana banjir di terjadi Lingkungan Tanjung Harapan Kelurahan Pasir Pengaraian, Rohul. Terjadi banjir dengan ketinggian sekitar 50–70 Cm. Dimana membuat 152 KK terdampak banjir. Sampai saat ini belum ada warga yang mengungsi akibat bencana banjir tersebut. Penanganan hari ketujuh.

    Tak hanya itu, BPBD Rohil juga melakukan penanganan banjir di enam kecamatan di Rohil diantarnya Kecamatan Rantau Kopar (Desa Sekapas dan Kelulahan Sungai Rangau), Kecamatan Rimba Melintang (Desa Karya Mukti), Kecamatan Tanah Putih (Desa Putat dan Desa Ujung Tanjung), Kecamatan Bangko Pusako (Desa Bangko Makmur), Kecamatan Pujud dan Bangko, Rokan Hilir.

    "Banjir di sana ketinggian air bervariasi sampai saat ini yaitu sekitar 10-150 Cm. Fasilitas umum yang terdampak dari bencana banjir ini antara lain 6 sekolah, 2 TPU, 1 mesjid, 1 mushalla, 1 surau, 1 pasar, 1 tempat pelelangan ikan, 1 taman, 1 rumah suluk, 1 polindes, 2 kantor Desa (Kantor Penghubung dan Kantor Penghulu)," terangnya.

    Berdasarkan laporan BPBD Rohil, data terakhir untuk Kecamatan Tanah Putih korban masyarakat terdampak bencana banjir sekitar lebih kurnag 1,248 KK dari 10 Kepenghuluan/Kelurahan yaitu Sedinginan (92 KK), Putat (250 KK), Teluk Berembun (213 KK), Sintong Bakti (5 KK), Ujung Tanjung (359 KK), Sintong (77 KK), Rantau Bais (145 KK), Sekeladi Hilir (3 KK), Sintong Pusako(69 KK) dan Sekeladi (35 KK).

    "Rekan-rekan BPBD Rohil telah didirikan 1 buah tenda pengungsian bagi korban terdampak banjir di sana. Kemudian pihak kepolisian (Kapolres, Wakapolres serta Kabag) melakukan pemasangan tenda pengungsian di Desa Ujung Tanjung, Tanah Putih," paparnya.

    Sedangkan informasi terbaru banjir Rantau Kopar, BPBD Rohil melakukan pembongkaran 3 buah tenda pengungsian yang sebelumnya ditempatkan di lokasi pengungsian di Kecamatan Pekaitan (kondisi sudah surut dan para korban banjir sudah kembali ke rumah masing-masing), 1 buah tenda pengungsian telah dipasang di Rantau Kopar yang masih banjir untuk digunakan saat ujian sekolah di lokasi pengungsian.

    Rimba Melintang, BPBD Rohil telah memasang 3 buah tenda bagi para korban bencana banjir yang digunakan sebagai lokasi pengungsian sementara. Sedangkan untuk Kecamatan Bangko Pusako, BPBD telah memasang 1 buah tenda bagi para korban bencana banjir.

    Bagi Kecamatan Pujud dan Bangko, Rohil juga mengalami banjir hanya belum dalam kondisi tanggap banjir dimana ketinggian air masih sekitar semata kaki orang dewasa sehingga belum didirikan tenda pengungsian di dua (2) lokasi banjir tersebut. Penanganan hari ke-28 (dua puluh delapan).Banjir juga merendam kabupaten Bengkalis, BPBD setempat melakukan penanganan bencana banjir di Dusun Sudomulyo RT006 / RW003 Desa, Muara Dua dan Siak Kecil, Bengkalis.
    "Banjir di sana disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan air sungai yang meluap mengakibatkan banjir dirumah warga dan jalan poros Dusun Sudomulyo. Masyarakat meminta bantuan berupa boat karet untuk akses evakuasi dan transportasi masyarakat keluar dari wilayah banjir," ujarnya.


    Banjir di Bengkalis

    BPBD Bengkalis melakukan penanganan bencana banjir di Jl. Sudirman RT001/ RW001, Desa Beringin dan Desa Koto Pait Beringin, Kecamatan Talang Mandau,  Bengkalis.

    "Banjir di sana disebabkan oleh curah hujan yang tinggi sehingga menyebabkan jalan akses masyarakat susah untuk dilalui baik oleh kendaraan roda 2 maupun roda 4. Data terakhir air masih menggenangi jalan dan semakin naik dikarenakan hujan terus-menerus di hulu atau hilir sungai dan di daerah tersebut belum ada hujan untuk beberapa hari ini,"

    Di sana ada beberapa warga yang mengungsi yaitu dari Desa Beringin sebanyak 1 KK dan dari Desa Pait Beringin sebanyak 3 KK. Di dua desa itu rata-rata tinggi air sepinggang  orang dewasa di jalan. Penanganan hari kedua puluh tujuh.

    BPBD Bengkalis juga melakukan penanganan bencana banjir di jalan Sidomulyo, RT 03/RW03, Batu Panjang Kecamatan Rupat, Bengkalis. Dimana korban masyarakat terdampak bencana banjir sekitar ± 60 KK dan terdampak pada fasilitas umum yaitu 1 unit mobil tergenang air. Kondisi ketinggian air bervariasi antara 10 – 18 Cm (perlahan berangsur surut meskipun sudah ± dua minggu tidak turun hujan). banjir ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan tidak lancarnya aliran air Sungai Penebak di Kelurahan Batu Panjang. Penanganan hari ketiga puluh delapan.


    Kondisi Banjir Inhil


    Sedangkan banjir di Inhil, BPBD setempat  telah melakukanan jembatan ambruk di jembatan penghubung Desa Lahang Tengah menuju Desa Kuala Lahang, Gaung Kab. Indragiri Hilir. akibat ambruknya jembatan membuat lumpuhnya transportasi darat maupun air akibat bahan-bahan konstruksi yang berjatuhan ke badan sungai.

    "Atas banjir itu kerugian masyarakat diperkirakan sebesar Rp2 miliar. Sedangkan pada yang dilakukan memasuki hari ketujuh," paparnya.

    Kondisi Banjir di Rokan Hulu

    Sementara banjir di Rohul, BPBD juga melakukan penanganan bencana korban tenggelam di Dusun Sebaya RT005/RW010, Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, Rohul.

    "Di sana banjir memakan korban atas nama Naila Binti Ahadin umur 5 tahun hanyut di sungai dengan bukti ditemukannya pakaian korban di tepi sungai. PBPBD, Basarnas dan masyarakat desa mulai menyisiri sungai dengan boat sekitar pukul 18.00 WIB. Kemudian penanganan hari kedelapan" tutupnya. (Desma)
  • No Comment to " Begini Penanganan Banjir di Riau "