KORANRIAU.co,PEKANBARU – Kepolisian Resor Kuantan Singingi (Kuansing) menertibkan aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI) di dua kecamatan berbeda. Sebanyak 12 rakit tambang ilegal dimusnahkan dalam operasi terpisah selama dua hari berturut-turut, menyusul laporan masyarakat terkait maraknya aktivitas tambang liar yang merusak lingkungan.
Penertiban pertama dilakukan jajaran Polsek Kuantan Hilir, Jumat (30/1/2026)
pagi, di wilayah Kecamatan Kuantan Hilir Seberang. Operasi dimulai sekitar
pukul 09.30 WIB setelah polisi menindaklanjuti laporan warga dan pemberitaan
media online mengenai aktivitas PETI di kawasan tersebut.
Di tiga lokasi berbeda, Desa Kasang Limau Sundai, Desa Rawang Ogung, dan Desa
Teratak Jering, petugas menemukan 10 unit rakit PETI yang masih aktif. Seluruh
rakit tersebut langsung dimusnahkan di tempat dengan cara dibakar untuk
mencegah digunakan kembali.
Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana melalui Kapolsek Kuantan Hilir
IPTU Edi Winoto menegaskan bahwa penertiban PETI merupakan langkah tegas aparat
dalam merespons keresahan masyarakat.
“PETI bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga berpotensi menimbulkan
kerusakan lingkungan dan membahayakan keselamatan warga,” kata Edi Winoto.
Sehari berselang, Sabtu (31/1/2026), Polsek Singingi kembali melakukan
penertiban PETI di Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi. Operasi yang
dipimpin Kanit Reskrim Polsek Singingi IPDA Hezly Hezron Irmondo Pandjaitan ini
juga berangkat dari laporan masyarakat.
Di lokasi tersebut, polisi menemukan dua unit rakit PETI dalam kondisi tidak
beroperasi. Meski tanpa pelaku di tempat, petugas tetap memusnahkan rakit
dengan cara dirusak dan dibakar sebagai langkah pencegahan.
Kapolres Kuantan Singingi melalui Kapolsek Singingi AKP Azhari menyatakan bahwa
Polri akan terus melakukan patroli dan penindakan sebagai bagian dari upaya
menjaga keamanan wilayah serta kelestarian lingkungan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas tambang ilegal
dan segera melapor jika mengetahui adanya PETI,” ujarnya.
Hingga kini, kepolisian memastikan situasi di lokasi penertiban berlangsung
aman dan kondusif. Penindakan terhadap PETI disebut akan terus dilakukan secara
berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Kuantan Singingi. hrc

No Comment to " Polisi Bakar 12 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing "