• Ahmadsyah: Pencalonan Yan Prana Jadi Komut BRK Bukan 'Diatur' Gubri

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Selasa, 14 Januari 2020
    A- A+

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel) jabatan PT Bank Riau Kepri (BRK) H Ahmadsyah Harrofie menegaskan, jika keputusan akhir penetapan calon Komisaris Utama (Komut) merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    Hal ini disampaikannya menanggapi munculnya asumsi pencalonan Sekdaprov Riau H Yan Prana sebagai Komut BRK disinyalir merupakan 'arahan' dari Gubernur Riau H Syamsuar. Menurutnya, Gubri tidak ada andil dalam pencalonan Yan Prana tersebut.

    "Tidak ada diatur-atur (Gubri-red). Keputusan akhirnya nantikan di RUPS dan OJK, bukan urusan Pak Gubernur apalagi Tim Pansel,"katanya, Selasa (14/1/20) di Pekanbaru.

    Saat disinggung kenapa hanya tiga pejabat Pemprov Riau yang mendaftar sebagai calon Komut yakni Yan Prana, Indra dan Hariyadi, Ahmadsyah mengakui sejak pendaftaran dibuka tanggal 31 Desember 2019 hingga 6 Januari 2020, memang hanya tiga saja yang berminat. Padahal katanya, Tim Pansel telah menyurati seluruh OPD di lingkungan Pemprov Riau.

    "Sesuai dengan Permendagri Nomor 37 Tahun 2018 tentang pengangkatan dan pemberhentian Komisaris dan Direksi BUMD itu, bahwa syaratnya harus pejabat. Begitu pendaftaran pertama dibuka tak ada yang mendaftar. Pendaftaran kedua, Tim Pansel baru menerima lamaran tiga orang ini,"terang Asisten I Setdaprov Riau ini.

    Selanjutnya kata Ahmadsyah, Tim Pansel menyeleksi administrasi ketiganya. Hasilnya, ketiga pendaftar ini pun dinyatakan lulus dan kemudian dilanjutkan dengan Tes Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).

    "Jadi lulusnya Yan Prana, Indra dan Hariyadi itu bukan karena jabatan yang mereka sandang sekarang. Tetapi kompetensi mereka itu yang kita perhatikan. Artinya dalam seleksi Komut BRK ini tidak ada namanya 'atasan' dan 'bawahan,"terang mantan Penjabat (Pj) Bupati Bengkalis ini.

    Ahmadsyah juga menjelaskan, jika hasil UKK calon Komut ini telah disampaikan Tim Pansel ke Gubri Syamsuar. Selanjutnya, Gubri akan mengajukan nama-nama calon ini dalam RUPS BRK yang akan digelar tanggal 17 Januari 2020 mendatang.

    Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Biro Administrasi Ekonomi Mardoni Akrom mengatakan, jika calon Komut itu memang harus unsur dari pejabat pemerintah daerah. Sehingga seluruh pejabat di Pemprov Riau boleh mencalonkan diri.

    "Dalam Permendagri itu, pejabat yang diprioritaskan itu adalah bagi pembina BUMD. Atau yang langsung melakukan pembinaan dan evaluasi terhadap BUMD,"paparnya.

    Ketika disinggung seandainya Yan Prana tidak lulus dalam seleksi Komut ini, Doni mengaku hal itu tidak menjadi masalah. Karena yang dipilih itu memang calon yang memenuhi syarat.

    Untuk diketahui, Sekdaprov Riau H Yan Prana kembali mencalonkan diri sebagai Komut BRK. Dia bersaing dengan dua bawahannya, yakni Plt Asisten II Indra dan Kepala Biro Umum Ariyadi.nor


    Subjects:

    BERITA UTAMA
  • 1 komentar to ''Ahmadsyah: Pencalonan Yan Prana Jadi Komut BRK Bukan 'Diatur' Gubri"

    ADD COMMENT
    1. Di tahun 2020 ini kami Menyediakan Promo terbaru dan Hadiah yang wow tentunya yang tidak pernah anda jumpai guys, hanya di dupa88,net guys. Dari pada anda penasaran? lsg kunjungi dan cek aja guys di dupa88,net . Buruan Kuy daftarkan diri dan ambil promo/hadiahnya. Dan jangan lupa pake kode referal = kelly88 saat anda daftarkan diri guys.

      BalasHapus

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0813 7118 3788 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com