• Bupati Sampaikan Pentingnya Peremajaan Sawit

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Kamis, 06 Desember 2018
    A- A+


    KoranRiau.co, Dayun -- Bupati Siak H Syamsuar menghadiri penanaman perdana Kebun Kelapa Sawit Replanting di Kampung Teluk Merbau Kecamatan Dayun, Kamis (6/12/2018). Turut hadir Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan H Amin Budiyadi, Camat Dayun Ricko Riyanto, Direksi Bank Riau Kepri, dan BPTP Balitbang Provinsi Riau.

    Pada kesempatan tersebut, ketua kelompok tani Setia Rukun, Kampung Teluk Merbau, Barno menyampaikan rasa terimakasih kepada Bupati Siak dan jajaran pemerintah daerah karena bersedia hadir untuk ikut melakukan penanaman perdana kelapa sawit program replanting seluas 109 hektar.

    Barno juga menyampaikan terimakasih karena Dinas Pertanian dan Perkebunan serta BPTP senantiasa memberikan pembinaan dan motivasi kepada para petani sawit.

    "Sebanyak 37 orang anggota kelompok tani di Teluk Merbau kini telah menjalankan inovasi tanaman pajele (padi, jagung, kedelai) yang sukses sebagai tanaman pendamping selama menunggu masa panen kelapa sawit," terang dia.

    Barno menambahkan, awalnya ia bersama petani tidak menyangka jika pajele dapat tumbuh di daerah mereka karena mayoritas ditanami sawit. Namun dengan pendampingan secara rutin, kini petani mulai dapat merasakan manfaat dari hasil bercocok tanam pajele.

    Ke depan, harapan masyarakat agar pemerintah memberika dukungan, terutama untuk pembangunan fasilitas jalan di kampung mereka yang dinilai belum memadai.

    Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Holtikultura Ir H Amin Budiyadi menuturkan bahwa program replanting (peremajaan) kelapa sawit tersebut mulai dirintis pada tahun 2017 lalu. Diakuinya, untuk Kecamatan Dayun terdapat 7.000 hektare lahan kebun kelapa sawit yang perlu dilakukan peremajaan, sehingga masih perlu kebijakan lebih lanjut agar kelompok tani lainya dapat mengikuti.

    Sebelum melakukan penanaman, Bupati Siak H Syamsuar menjelaskan di hadapan petani bahwa untuk di Kabupaten Siak ada empat kecamatan yang masuk dalam lokasi peremajaan kebun kelapa sawit. Yaitu Kecamatan Lubuk Dalam, Koto Gasib, Kerinci Kanan dan Kecamatan Dayun.
    Syamsuar meminta agar program peremajaan ini dapat dimanfaatkan dan dijalankan mengingat usia tanaman kelapa sawit milik warga sudah berusia rata-rata 25 tahun. Artinya, produktivitas buah sawit tidak lagi maksimal.

    "Seperti yang telah diketahui bersama, bahwa pemerintah berkomitmen mendorong dan meningkatkan usaha ekonomi masyarakat melalui progam inovasi unggulan desa. Saya berharap kepada penghulu agar dapat menciptakan inovasi atau keunggulan di tempatan agar bermanfaat untuk ekonomi desa, dan memberi pemasukan serta sumber pendapatan asli desa seperti menjadi desa wisata," ungkap Syamsuar.

    Di akhir acara, selain melakukan penanaman kelapa sawit, Bupati Siak juga meninjau lahan tanaman pajele milik warga. Ia meminta dukungan masyarakat dan masukan secara bersama sehingga jika ada persoalan hendaknya disampaikan kepada pemerintah. Nantinya setelah ditanam kembali kelapa sawit, masyarakat dapat merawat sehingga hasilnya bisa berkelanjutan dan dinikmati untuk masyarakat itu sendiri. (rilis)

    Subjects:

    Siak
  • No Comment to " Bupati Sampaikan Pentingnya Peremajaan Sawit "