• Sebelum SK Diterbitkan, Riau Harus Penuhi Kekurangan Embarkasi Haji

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Selasa, 16 Oktober 2018
    A- A+
    Pelaksana Tugas Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim mendampingi Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag RI, Prof Nizar Ali saat meninaju Asrama Haji Antara Riau, di Jalan Mekar Sari, Pekanbaru, Selasa (16/10/2018). (Foto: Humas Pemprov Riau)


    KORANRIAU.co, Pekanbaru -- Tim Kementerian Agama Republik Indonesia memastikan tahun 2019 Riau ditetapkan sebagai Embarkasi Haji Antara. Sebab dari segi sarana, semua sudah memenuhi standar pelayanan haji.

    Meski begitu, tetap masih ada fasilitas yang harus diperbaiki oleh pemerintah provinsi. Misalnya keberadaan gudang.

    Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag RI, Prof Nizar Ali usai meninjau Asrama Haji Antara Riau, di Jalan Mekar Sari, Pekanbaru, Selasa (16/10/2018) mengatakan, peninjauan ini untuk memastikan akhir persiapan asrama haji antara Riau. Dari tinjauan itu diakuinya memang ada beberapa yang perlu ditambahi fasilitasnya dan itu menjadi sangat penting.

    “Karena kalau itu tak ada (akan) mengurangi standar pelayanan yang kita patok. Pertama gudang. Ini sangat penting untuk penyimpanan koper jamaah, dan air zamzam. Karena ketika jamaah pulang akan diberi air zamzam. Jadi perlu gudang,” katanya.

    Kedua, lanjut Nizar, kantor-kantor pelayanan kegiatan mitra Kemenag seperti Bea Cukai, KKP, transmigrasi dan lainnya. Itu ada sepuluh kantor yang harus disiapkan Pemprov Riau.

    “Dari tinjauan tadi, sarana prasarana tidak masalah semua sudah terpenuhi. Ada aula penerima dana pemberangkatan sudah klir, yang belum ada toilet, tapi itu bisa menggunakan portable,” ujarnya.

    “Tapi saya rasa standar pelayanan minimal sebuah asrama haji antara sudah terpenuhi. Termasuk kamar sudah tersedia untuk menampung jamaah haji plus pendamping,” sambungnya.

    Selanjutnya setelah peninjauan, sebut Nizar, tinggal penetapan Embarkasi Haji Antara Riau. Namun kapan surat penetapan keluar, pihaknya menunggu proses berikutnya penambahan fasilitas selesai.

    “Setelah itu selesai, segera kita keluarkan surat penetapannya. Kalau 2019 sudah jelas, karena kita masih punya waktu yang panjang, dan penambahan fasilitas juga tidak terlalu signifikan hanya beberapa saja. Sehingga dari segi logika waktu akan terpenuhi target itu,” ungkapnya.

    Dia juga memastikan izin Embarkasi Antara Riau tidak akan ditunda lagi. Sebab semua syarat sudah memenuhi, lain halnya dengan sebelumnya yang belum memenuhi standar.

    “Kemarin aula belum ada, gudang belum ada, masjid dan ruang makan belum ada. Bagaimana kita mau menetapkan kalau standar itu tak ada? Tapi sekarang setelah kita tinjau semua sudah ada, tinggal gudang tak ada, tapi spesifikasi tidak terlalu besar yang penting bisa menampung 450 koper jamaah saja,” pungkasnya.

    Sementara itu, Pelaksana tugas Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim berjanji akan melengkapi fasilitas yang kurang tersebut agar Embarkasi Haji Antara Riau terealisasi pada saat musim haji 2019.

    “Jadi jemaah kita tak perlu lagi bayar uang tambahan untuk ke Batam besok. Cukup dari sini transit ke Batam tanpa menginap, langsung berangkat ke Madinah,” ujarnya, yang ikut mendampingi peninjauan. (Desma)
  • No Comment to " Sebelum SK Diterbitkan, Riau Harus Penuhi Kekurangan Embarkasi Haji "