KORANRIAU.co,PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menerima audiensi Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Pelalawan (AMMP) di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau, Jumat (13/2/2026).
Audensi tersebut langsung dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF
Hariyanto dan dampingi Forkopimda Riau itu membahas terkait rencana relokasi
Taman Nasional Tesso Nillo (TNTN).
"Alhamdulillah kita sudah sepakat dengan teman-teman semua (AMMP). Telah
kita sampaikan juga program dan dasar hukum kita dalam melaksanakan kegiatan
TP2TNTN," ucap Plt Gubri SF Hariyanto.
Dalam kesempatan itu, Plt Gubri mengaku telah didapati kesepakatan bersama,
agar tim dapat tetap bekerja dalam merelokasi masyarakat yang telah menyerahkan
lahan sawitnya kepada pemerintah.
"Kita tetap bekerja untuk merelokasi masyarakat yang telah menyerahkan
surat menyuratnya kepada pemerintah," katanya.
Plt Gubri menjamin proses relokasi TNTN tetap mengedepankan sikap humanis
dan pendekatan kepada masyarakat. Pihaknya akan menyediakan sarana dan
prasarana memadai di lokasi relokasi.
"Tidak ada masyarakat yang ditinggalkan. Kita akan selesaikan dulu
sarana dan prasarananya di lokasi relokasi, baik sekolah, tempat ibadah dan lainnya.
Kalau semua sudah selesai baru kita pindahkan masyarakatnya," terangnya.
Plt Gubri menyatakan, saat ini sudah terdapat kurang lebih 3.900 subjek
kepemilikan dengan luasan 10.000 hektare menyerahkan lahannya kepada
pemerintah.
"Terhadap relokasinya telah tersedia 632 hektare. Nanti kita akan
koordinasi dengan Satgas PKH untuk penambahan lahan relokasi," ujarnya.
Sebelumnya, Pemprov Riau bersama Tim Percepatan Pemulihan TNTN (TP2TNTN)
terus menggesa pemulihan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo.
Salah satu proses pemulihan tersebut akan dilakukan penghijauan kembali
pada lahan seluas 2.400 hektare. Ck/nor
|
|
|
|

No Comment to " Warga TNTN Kembalikan 10.000 Hektar Lahan ke Pemerintah "