KORANRIAU.co,PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau langsung gerak cepat, ajukan bantuan ke pusat untuk mendatangkan helikopter Water Bombing (WB). Permohonan juga diajukan untuk Operrasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Permohonan ini disampaikan usai resmi ditetapkanya
status Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada Jumat (13/2/26) lalu.
Gerak cepat ini sebagai bentuk kesiapsiagaan Pemprov Riau menanggulangi
Karhutla.
"Udah diajukan. Ini sebagai upaya dini
penanggulangan Karhutla. Sehingga jika sewaktu-waktu dibutuhkan, pusat sudah
gerak mengirimkan bantuan penanggulangan," kata Kepala BPBD dan Damkar
Riau Edy Afrizal, melalui Kabid Kedaruratan Jim Gafur, Ahad (15/2/26).
Pengajuan bantuan heli WB dan OMC tersebut
diajukan ke pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana
(BNPB) dan Kementerian Kehutanan.
Khusus bantuan heli WB menurut Jim, berdasarkan
kebutuhan. Biasanya, selain WB, pusat juga memberikan bantuan heli patroli
untuk memantau Karhutla.
"OMC sama itu dilakukan berdasarkan kondisi
di lapangan. Kemudian ada analisis cuaca oleh BMKG untuk mendukung digelarnya
OMC," ujar Jim.
Seperti diketahui, Pemprov Riau telah menetapkan
status siaga Karhutla pada Jumat (13/2/26) lalu. Status siaga tersebut
ditetapkan hingga 30 November 2026 mendatang. Ada pun luaasan lahan dan hutan
yang terbakar di Riau saat ini sudah mencapai 126,22 hekatar lebih. rtc

No Comment to " Riau Minta Bantuan Heli WB Dan OMC Ke BNPB "