• Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Australia Berakhir, Doni Harapkan Program Ini Dapat Dipertahankan

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Sabtu, 26 Januari 2019
    A- A+

    Para peserta program pertukaran pemuda Indonesia-Australia tahun 2018-2019 saat farewell ceremony atau acara perpisahan.
    FOTO RAHMAT HIDAYAT


    KORANRIAU.co,  PEKANBARU - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Riau, Doni Aprialdi, Rabu (23/1/2019) sangat mengapresiasi kegiatan pertukaran pemuda yang diprogramkan oleh Kemenpora RI.

    Ia sangat berharap, program dari kementerian ini dapat dipertahankan dan bahkan ditingkatkan lagi. Sebab para pemuda dari Australia ini banyak memberikan hal positif yang dibantu oleh para orang tua asuh.

     “Saya atas nama Pemerintahan Provinsi Riau, mengucapkan terimakasih kepada semua unsur yang telah menyukseskan kegiatan ini dan bukan hanya sampai disini saja, akan tetapi dengan pertemuan dan perpisahan antar pemuda, tetap terjalin harmonis dimasa yang akan dating,”paparnya. 

    Selama lebih kurang dua bulan bersosialisasi ke masyarakat Riau, 35 pemuda Indonesia-Australia kembali berpisah dan kembali ke negara serta daerah masing-masing.

    Sebanyak 17 pemuda Indonesia dan 18 pemuda Australia bersatu dalam program pertukaran pemuda Indonesia-Australia tahun 2018-2019. Program yang dimulai sejak Desember 2018 hingga Januari 2019 itu menunjuk Riau sebagai tuan rumah.

    Dari program pertukaran pemuda tersebut, berbagai kegiatan telah dilakukan oleh 35 pemuda ini di daerah yang telah ditentukan. Riau sebagai tuan rumah menunjuk Kabupaten Siak dan Kota Pekanbaru sebagai tempat untuk pemuda ini bersosialisasi dan melakukan berbagai kegiatan di masyarakat.

    Seperti halnya kegiatan yang dilakukan oleh kedua negara, yaitu melakukan berbagai kegiatan tentang pengembangan nilai kebudayaan dalam mempersatu bangsa. RAHMAT HIDAYAT
  • No Comment to " Program Pertukaran Pemuda Indonesia-Australia Berakhir, Doni Harapkan Program Ini Dapat Dipertahankan "