• Jalan Riau Mendapatkan Embarkasi Haji Antara

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Jumat, 26 Oktober 2018
    A- A+
    Pemprov Riau terus menggesa fasilitas yang diminta agar Embarkasi Haji Antara bisa terwujud pada musim haji tahun depan. Bila itu terwujud, banyak keuntungan yang didapat Riau serta para jamaah calon haji dari daerah ini. 

    KORANRIAU.co, Pekanbaru -- Pascakunjungan tim dari Kementerian Agama Republik Indonesia bersama rombongan dari Kementerian Perhubungan serta Kementerian Koordinator bindab Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ke asrama haji terkait kesiapan Riau jadi Embarkasi Haji Antara, 16 Oktober 2018 lalu, Pemerintah Provinsi Riau diberi waktu hingga 15 Desember 2018 untuk melengkapi segala kekurangan fasilitas. Sebab, bangunan yang digunakan sebagai asrama haji itu merupakan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang terletak di Jalan Mekar Sari, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.
    ilustrasi jamaah haji

    Kepala Bidang (Kabid) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Riau, Erizon Efendi melalui Kepala Seksi Akomodasi Transportasi dan Kelengkapan Haji, Yuhartati saat dikonfirmasi di ruang kerjanya menyampaikan, bila segala persyaratan dan fasilitas lengkap dan dianggap layak maka Riau dapatkan  Embarkasi Antara 2019.  Tapi bila sebaliknya maka Riau kembali gagal lagi memiliki Embarkasi Antara tahun depan.

    Mengenai apa yang harus dilengkapi oleh Provinsi Riau sesuai dengan apa yang diirekom oleh Ditjen PHU setelah melakukan pemantauan, Yuhartati menyebut ada ada beberapa hal. Terutama asrama yang saat ini belum ada gudang tempat penyimpanan kopor atau barang bawaan para jamaah. Selain itu, truk kontainer yang akan membawa barang harus bisa masuk ke asrama.

    Kemudian dapur umum yang ada sekarang belum memadai. Juga harus dibuatkan ruangan kerja atau kantor untuk instansi atau unit kerja terkait seperti Kanwil Kemenag, Dinas Kesehatan, Bea Cukai, Imigrasi, pos Kepolisian, dan lainnya.

    “Jadi ini yang harus dilengkapi oleh Provinsi Riau. Sesuai hasil rapat interen antara Kemeneg Riau dan Pemprov, (Pemprov) menyanggupi 15 Desember 2018 sudah tersedia semua,” katanya, Kamis 25 Oktober 2018.

    Setelah tanggal itu, Ditjen PHU kembali lakukan pengecekan layak atau tidak jadi embarkasi antara.

    Saat ini, Yuhartati menjelaskan di asrama itu kamar tidur sudah ada walau diperlukan pembenahan yang akan ditempati oleh jamaah tiga orang dalam satu kamar.  Masjid/mushalla juga sudah ada, tempat parkir sudah walau nanti akan meminjam juga parkir di Gedung DPRD Riau yang kebetulan lokasinya tidak jauh. Kemudian, aula juga sudah ada. 

    Untuk perangkat jaringan seperti listrik dan telkom juga sedang dipersiapkan, juga generator.

    “Asrama haji mampu menampung satu kloter jamaah dengan jumlah 450 orang,” ucapnya.

    Disampaikan juga, kalau nanti Riau mendapatkan embarkasi antara maka segala persiapan administrasi para jamaah cukup atau hanya dipersiapkan di Kota Pekanbaru atau asrama haji. Baik itu paspor dan lain sebagainya, sehingga ke Embarkasi Hang Nadim di Batam, Kepulauan Riau cukup transit saja berganti pesawat yang berukuran besar menuju Arab Saudi. 

    “Segala persiapan nanti sudah di daerah. Jadi fasilitas ini lah yang harus dilengkapi di asrama sekarang,” katanya.

    Ditambahkan, terwujudnya embarkasi antara di Riau merupakan cikal bakal terbentuknya embarkasi penuh. Hanya saja untuk embarkasi penuh, mengenai asrama haji yang dibuat harus permanen baik gedung maupun tanahnya.

    “Saat ini Pemprov sudah persiapkan lahan dengan ukuran sekitar lima hektare di jalan menuju Hotel Labersa. Hanya saja masih menunggu status hibah dari Pemprov ke Kemenag RI. Soal biaya pembangunan sepenuhnya didanai (Pemeirntah) pusat,” ungkap Yuhartati, sembari menyebut runway pesawat di Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru juga harus ditambah dari 2.600 meter menjadi 3.000 meter.


    Dikawal
    Di tempat terpisah, anggota Komisi II DPRD Riau, Asri Auzar berjanji akan ikut mengawal agar embarkasi antara Riau betul-betul terwujud di tahun 2019. “Kita akan ikut mengawalnya, baik segala persiapan yang dibutuhkan di pusat maupun di daerah.  Sehingga keberadaan embarkasi antara di Riau benar-benar terwujud yang mulai beroperasi 2019 mendatang,” ujarnya.

    Asri menyebut banyak manfaat dan keuntungan yang didapat oleh daerah terkait keberadaan embarkasi antara ini. Antaranya, jamaah calon haji tidak perlu menginap di Batam lagi tapi cukup di asrama haji yang ada di daerah. Begitu juga administrasi keberangkatan cukup disiapkan di asrama haji.

    “Dengan segala kegiatan dilakukan di daerah tentu uang akan berputar di daerah.  Terutama dengan berapa banyaknya jumlah anggota keuarga pengantar calon jamaah haji ke asrama haji yang belanja makan minum bahkan nginap di penginapan yang ada,” katanya. (Ismet Tarmizi)
  • No Comment to " Jalan Riau Mendapatkan Embarkasi Haji Antara "