• Defisit, MTQ Riau 2018 Tanpa Astaka

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Minggu, 02 September 2018
    A- A+



    PEKANBARU (KR) – Pemerintah Provinsi Riau memang saat ini sedang berhemat betul terkait dengan rasionalisasi akibat defisit anggaran. Ini juga berdampak pada penggunaan anggaran untuk Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XXXVII tahun 2018 yang akan tanpa menggunakan astaka utama.

    “Kita sudah sepakat MTQ tingkat Provinsi Riau diselenggarakan di Pekanbaru oleh Pemprov Riau dibantu LPTQ, IPQOH dan Kemenag,” kata Ketua LPTQ Riau, Ahmad Syah Harrofie.

    Dia mengatakan, MTQ tingkat Provinsi Riau akan digelar pada 24-30 November mendatang ini akan kemas berbeda dari tahun sebelumnya. Pihaknya akan mengedepankan pensyiaran Alquran dengan bermusabaqah.

    “Artinya bukan mengenyampingkan, tapi kita lebih meminimalisir seremoni pembukaan yang menonjol. Misalnya pawai kita lebih menonjolkan mobil hiasnya sehingga pesan yang disampaikan tepat, begitu juga bazarnya,” paparnya.

    Menurut Ahmad Syah, selama pelaksanaan MTQ yang menonjol di upacara pembukaan, tuan rumah harus membayar miliaran rupiah untuk buat astaka utama namun setelah pelaksanaan MTQ usai bangunan tersebut tak dapat dimanfaatkan lagi.

    “Kecuali seperti di Rohul dan Rohil itu dibangun permanen, sehingga bisa digunakan untuk keperluan lainnya,” kata mantan Pj Bupati Bengkalis ini.

    Ahmad Syah menyampaikan, untuk astaka sendiri tetap ada hanya saja berada di masing-masing titik perlombaan. Karena MTQ dipusatkan di Masjid Raya Annur, maka di dalam masjid dibangun astaka baik di atas maupun bawah.

    “Jadi itu bedanya dengan tahun sebelumnya, kalau dulu ada astaka utama dan tahun ini tidak ada. Tapi nanti ada astaka-astaka kecil di luar, seperti di Balai Adat LAMR, Masjid Al-Falah, dan Kantor Kemenag Riau,” pungkasnya. KR4

    Subjects:

    Riau
  • No Comment to " Defisit, MTQ Riau 2018 Tanpa Astaka "

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0813 7118 3788 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com 8bPIF.jpg