• Saat Dosen Mengajar di Sekolah

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Jumat, 08 November 2019
    A- A+

    KORANRIAU.co-Guru merupakan aktor utama dalam proses pembelajaran. Para guru dituntut memiliki kemampuan dan kompetensi metode pembelajaran yang dibutuhkan oleh peserta didik dewasa ini guna menyiapkan generasi penerus bangsa yang memiliki ketahanan dalam menghadapi tantangan global.

    Sebagai upaya menyiapkan para guru yang profesional, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ditjen Belmawa, Kemenristekdikti) melalui program hibah Penugasan Dosen di Sekolah (PDS) yang salah satunya diberikan kepada Fakultas Keguruan dan dan Ilmu  Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan (FKIP UAD) Yogyakarta.

    FKPI UAD dalam Pelaksanakan kegiatan program PDS ke-2 tahun 2019 mengikutsertakan 20 orang para dosen dan 10 orang guru untuk berkerja sama terjun di lapangan dalam melakukan praktik mengajar bagi jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA.

    Dekan FKIP UAD, Tri Kinasih Handayani menuturkan menyambut baik pelaksanan program yang berjalan dengan sukses tersebut.  Tri menjelaskan para dosen diajak untuk memahami kebutuhan tenaga guru yang di butuhkan oleh para siswa di lapangan, jelas Tri dalam kegiatan “Seminar Hasil Penugasan Dosen di Sekolah dan Program Hibah Penerapan Inovasi  Pembelajaran Khusus” di Grand Inna Malioboro, Yogyakarta akhir pekan lalu.

    Proses pengajaran yang dilakukan di sekolah menjadi tantangan tersendiri bagi para dosen dengan  latar belakang yang berbeda. “Dosen yang terlibat berdasar dari latar belakang strata S2 bahkan sampai dengan profesor,” tutur Tri kepada Republika

    “Berdasarkan testimoni para siswa yang diajar oleh dosen, mereka menuturkan kesenangannya dengan wawasan pengetahuan pembelajaran yang diberikan, ”ungkap Tri.

    Sementara itu, Ketua Tim Hibah PDS FKIP UAD, Irvan Budhi Handaka mengungkapkan pelaksanaan PDS berupaya menciptakan pengembangan para dosen guna mengenal dan memahami dinamika pembelajaran yang ada di sekolah.  Dosen diharapkan bisa lebih memahami persoalan calon tenaga pengajar atau guru yang dibutuhkan disekolah dasar dan sekolah lainnya.

    “Pada praktiknya, para dosen menemukan banyak sekali pembelajaran di sekolah,” tutur Irvan kepada Republika.

    Dosen belajar melalui para guru dalam memberikan bentuk pengajaran yang tidak monoton, praktis dengan situasi kondisi para siswa dengan mobilitas tinggi. Begitupula sebaliknya, para guru belajar metode dosen dengan korelasi media yang digunakan saat pembelajaran.

    “Hal inilah, yang melahirkan bentuk kemitraan sejati, saling menguntungkan antara guru dan dosen terhadap sekolah mitra yang berperan bersama”, jelas Irvan.

    Irvan menerangkan pelaksanaan kegaitan tersebut berbeda dengan tahun sebelumya, pelaksaan PDS tahun 2019 terdiri atas dua skema yakni skema A dan Skema B. Skema A para dosen berkersama dengan Guru mitra dalam melakukan pembelajaran di kelas. Sedangkan Skema B para dosen yang sebelumnya telah melakukan PDS mengimplementasikan keilmuan yang dia dapat kepada para mahasiswa  selaku calon guru tersebut.

    Sementara itu, Rektor UAD Dr Muchlas menegaskan kegiatan PDS sangat penting agar para dosen memahami dinamika pembelajaran yang ada di sekolah, sehingga dapat mempersiapkan calon guru berkualitas yang mampu menjawab kebutuhan lapangan.

    Di sisi lain, melalui  seminar dengan adanya reviewer yang dilakukan menghasilkan adanya output berupa artikel sebagai deseminasi penelitian dari para doseny ang terlibat dalam program PDS.  “Diharapkan dapat memberi manfaat, inovasi baru kepada para dosen, mahasiswa, maupun sekolah mitra dalam memajukan proses pendidikan di Indonesia”, tuturnya.

    Selaras dengan hal ini, reviewer dari Belmawa Ristekdikti, Nandi menyampaikan bahawa luaran dari pelaksanaan PDS UAD luar biasa, sebab menghasilkan produk membanggakan baik dari kalangan siswa di sekolah maupun para mahasiswa.republika/nor

    Subjects:

    Student
  • No Comment to " Saat Dosen Mengajar di Sekolah "

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0813 7118 3788 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com