KORANRIAU.co,PEKANBARU- Air Suangai Kuantan kembali keruh akibat aktifitas penambangan emas ilegal.
Sebelumnya, masyarakat sudah mulai bisa mandi di tengah musim kemarau yang melanda, sekarang tidak bisa lagi menikmatinya. Air sungai Singingi keruh akibat aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) yang mulai beraksi di wilayah Kecamatan Singingi.
"Air sungai Singingi sudah keruh lagi. PETI sudah
mulai beraksi," ujar salah seorang tokoh masyarakat Singingi H Firdaus
Bahar, Sabtu (29/8/2026) siang.
Ia pun meminta agar aparat kembali mengintensifkan razia. Sebab,
sungai memiliki arti bagi masyarakat, apalagi di musim kemarau sekarang.
Polsek Singingi pun kembali melakukan
penertiban aktivitas PETI. Jumat (28/8/2026) siang kemarin,
personel Polsek Singingi melakukan penertiban PETI
di Desa Kebun Lado.
Penertiban tersebut dilakukan setelah personel Polsek
Singingi menerima informasi dari masyarakat terkait adanya
aktivitas PETI di kawasan tersebut. Menindaklanjuti
informasi itu, personel kemudian melakukan pengecekan dan penyelidikan ke
lokasi.
Menurut Kapolsek Singingi AKP Azhari SH, penertiban dilakukan sebagai
upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mencegah dampak
negatif dari aktivitas PETI.
"Setelah menerima informasi, personel langsung melakukan pengecekan ke
lokasi. Di sana ditemukan dua unit rakit PETI dalam kondisi tidak beroperasi.
Untuk mencegah agar tidak kembali digunakan, kedua rakit tersebut dilakukan
penertiban," ujar AKP Azhari.
Dalam kegiatan penertiban itu, sebut Azhari, dua unit rakit PETI ditertibkan
dengan cara dirusak dan dibakar. Tidak ditemukan pelaku maupun barang bukti
yang dapat diamankan karena saat petugas tiba di lokasi, aktivitas PETI dalam
kondisi tidak beroperasi. rpc

No Comment to " Akibat Penambang Emas Ilegal, Air Sungai Kuantan Keruh "