KORANRIAU.co,PEKANBARU- Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto mengaku heran dengan isu Pemerintah Provinsi (Pemprov) telah menerima bantuan dana emisi karbon dari United Nations Development Programme (UNDP)sebesar Rp66 miliar. Pasalnya, hingga kini uang itu belum diterima.
"Ada pemberitaan katanya Pemprov Riau menerima dana dari UNDP sebesar Rp66 miliar. Itu tidak benar, karena sampai saat ini kita tidak ada menerimanya,"kata SF Hariyanto, Rabu (20/5/26).
SF Hariyanto mengakui sangat heran dengan isu yang tidak berdasar tersebut. Bahkan disebutkan kalau dana untuk pembiayaan Climate Action and Reduction of Emissions for Green Economy in Riau Province (CARE for Green Riau) itu, telah disetorkan ke kas daerah.
"Ternyata uang yang disebutkan itu tidak ada masuk kas daerah. Jadi bingung kita,"ungkapnya.
Bahkan saat dia mengkonfirmasi soal dana itu ke Plt Kadis LHK Embi, justru tidak mengetahuinya. Karena itu, dia ingin masalah ini dijelaskan kepada masyarakat.
Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau, Purnama Irawansyah menambahkan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait beredarnya informasi Pemprov Riau sudah terima bantuan dana karbon Rp66,2 miliar.
"Jadi kami sudah konfirmasi ke pihak UNDP, UNEP dan FAO terkait berita yang beredar saat ini, dan mereka menegaskan tidak mengetahui itu angka dari mana dan sumbernya dari mana," katanya.
Menurutnya, sejak UNEP berapa di Indonesia tahun 2013 tidak pernah memberikan bantuan berupa dana ke pemerintah daerah. Tapi mereka hanya memberikan bantuan berupa pendampingan teknis.
"Jadi ada dua hal saja yang dibantu, yakni Technical Assistant (Asisten Teknis) dan Capacity Building (pembangunan kapasitas). Seperti membantu pegawai DLHK bagaimana cara membaca peta dan sebagainya," terangnya.
Pihaknya juga telah bertemu dengan pihak UNDP dan mereka kaget juga mendengar informasi itu. Mereka menegaskan jika tidak pernah menyalurkan bantuan uang ke pemerintah daerah. nor

No Comment to " Soal Bantuan Dana Karbon Rp66,2 Miliar,Plt Gubri:Tidak ada Uangnya.. "