KORANRIAU.co,PEKANBARU – Dua saudara
kandung asal Kabupaten Payakumbuh, Sumatera Barat, Delmarc (18) dan Charina
(20), meninggal dunia di tempat setelah sepeda motor yang mereka kendarai
terlibat kecelakaan dengan sebuah truk.
Peristiwa nahas
itu terjadi di Jalan Raya Pekanbaru–Bangkinang KM 36, Desa Koto Perambahan,
Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Ahad (11/1/26) petang
Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda
Vario bernomor polisi BA 3061 MZ yang dikendarai Delmarc dengan Charina sebagai
penumpang, serta sebuah truk Hino bernomor polisi AG 8067 UR yang dikemudikan
Yon Komesdi (51), warga Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan
S melalui Kasat Lantas Polres Kampar AKP Wulan Afdhalia Ramadhani membenarkan
peristiwa tersebut.
Ia mengatakan bahwa kedua korban
merupakan saudara kandung dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Benar, kedua korban adalah saudara
kandung dan meninggal di tempat. Saat ini jenazah dalam proses pemulangan ke
rumah duka di Kabupaten Payakumbuh, Sumatera Barat,” ujar Wulan.
Berdasarkan keterangan kepolisian,
kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Delmarc melaju
dari arah Bangkinang menuju Pekanbaru dengan kecepatan tinggi. Setibanya di
lokasi kejadian, pengendara sepeda motor berupaya mendahului truk Hino yang
berada di depannya.
“Namun,
saat hendak mendahului, pengendara sepeda motor kurang berhati-hati sehingga
menyenggol bagian kanan truk Hino,” jelasnya.
Akibat senggolan tersebut, sepeda motor
terjatuh ke sisi kanan jalan. Pengendara dan penumpang terjatuh ke arah ban
truk hingga keduanya tergilas ban belakang sebelah kanan truk Hino.
Akibat kejadian itu, Delmarc dan Charina
mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian.
Kedua korban kemudian dibawa ke RSUD
Bangkinang sebelum dipulangkan ke rumah duka.
“Sopir beserta kendaraan truk Hino sudah
diamankan di Satlantas Polres Kampar untuk kepentingan penyelidikan lebih
lanjut,” jelas AKP Wulan. rpc

No Comment to " Dua Kakak-Adik Tewas Digilas Truk di Jalan Pekanbaru–Bangkinang "