• Tuna Wisma yang Terkapar di Halte Bus Panam Positif Covid-19

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Kamis, 07 Mei 2020
    A- A+

    KORANRIAU.co,PEKANBARU-  Kasus positif Covid-19 di Pekanbaru bertambah 1 orang. Tambahan satu kasus positif itu diketahui seorang tuna wisma, yang terkapar di halte bus simpang Jalan Purwodadi, Panam, beberapa hari lalu.

    Hal itu dikatakan oleh Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru, dr Mulyadi bahwa hari ini Kamis (7/5/2020) pukul 17.00 WIB bertambah satu kasus positif.

    "Tambahan satu pasien positif ialah Tuan S (60). Pasien diketahui seorang tuna wisma," ujar Mulyadi.

    Dikatakannya, petugas belum bisa mengonfirmasi jelas asal pasien dikarenakan kondisi pasien yang tidak memungkinkan. Pasien masuk rumah sakit pada 2 Mei dengan gejala sesak nafas, dan dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad 7 Mei 2020.

    Terkait pasien S, Mulyadi mengatakan bahwa pasien ditemukan dalam kondisi terantar di Halte Bus Panam dan sempat viral di media sosial. Pihaknya pun mengaku kesulitan untuk melalukan kontak tracing terhadap pasien. "Kita akan lakukan kontak tracing terhadap pasien, apakah kasus ini generasi pertama, generasi kedua atau generasi ketiga," ungkapnya.

    Pihaknya juga meminta agar warga maupun aparat yang menolong pasuei S saat terlantar di halte bus tersebut agar rutin melalukan cek kesehatan ke Puskesmas terdekat. "Kami juga mengimbau agar masyarakat yang terlibat saat menolong pasien ini agar rutin melalukan cek kesehatan di Puskesmas," imbaunya.

    Dengan adanya tambahan satu kasus positif, sehingga total kasus positif Covid-19 di Pekanbaru berjumlah 29 orang. Diketahui 11 orang masih dirawat, 14 orang dinyatakan sembuh dan 4 orang meninggal dunia.

    Selain kasus positif, Mulyadi juga mengatakan adanya penambahan kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pantauan (ODP). Untuk kasus PDP bertambah 8 orang, sehingga total kasus PDP hari ini mencapai 364 orang. Diketahui 175 orang masih dirawat, 149 orang dinyatakan sehat dan 40 orang meninggal dunia.

    Mulyadi juga mengungkapkan adanya penambahan 2 PDP meninggal. Yaitu Tuan RSZ (29) warga Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya. Pasien diketahui masuk rumah sakit 25 April dengan gejala Covid-19 dan meninggal pada 6 Mei 2020. Swab sudah diambil namun belum bisa diketahui.

    Kemudian PDP meninggal lainnya ialah Tuan SJ (65) warga Kelurahan Jadirejo, Kecamatan Sukajadi. Pasien diketahui masuk rumah sakit pada 5 Mei dengan gejala demam, batuk, pilek, sesak nafas, dan riwayat TB Paru 2018 lalu. Swab sudah diambil dan meninggal 7 Mei 2020.

    Sedangkan untuk kasus ODP bertambah 18 orang dengan total kasus mencapai 4.207 orang. Diketahui 251 orang masih dalam pemantauan dan 3.956 orang dinyatakan selesai pemantauan.

    Di samping itu, Mulyadi terus mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti dan melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dikatakannya, itu bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Pekanbaru.

    "Cara mencegahnya sangat sederhana, dengan menghindari keramaian, keluar hanya untuk hal yang penting, jaga kebersihan diri dengan mencuci tangan, makan makanan bergizi, gunakan masker, olahraga rutin, perbanyak ikhtiar, dan diikuti dengan doa," pungkasnya.Rahmat
  • No Comment to " Tuna Wisma yang Terkapar di Halte Bus Panam Positif Covid-19 "

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com y1GyIO.jpg yLx3F0.jpg