• Gubri Sebut Usaha Panglong Arang Penyebab Abrasi

    E d i t o r: redkoranriaudotco
    Published: Sabtu, 11 Januari 2020
    A- A+

    KORANRIAU.co,PEKANBARU- Gubernur Riau H Syamsuar mengatakan jika abrasi yang terjadi di kawasan pesisir daerah ini akibar keberadaan ratusan usaha panglong arang.

    Gubri menerangkan, abrasi itu terjadi di kabupaten Bengkalis dan Kepulauan Meranti, tepatnya di Rupat dan Rangsang. Panjang abrasi mencapai 167,22 kilometer."Di pulau Bengkalis, Rangsang dan Rupat itu sepanjang 167 kilometer,"kata Gubri, Jumat (10/1/20).

    Menurutnya, abrasi ini sudah dibahas beberapa kali di tingkat kementerian yang langsung dipimpin Menteri Koordinator Bidang Maritim RI. Disebutkan, dalam rapat di kantor Menko Maritim terdapat langkah-langkah yang dibuat oleh lintas kementerian.

    "Kami mendengar di Balai Wilayah Sungai yang mengatasi persoalan ini tahun 2019 baru dianggarkan 200 meter. Kalau 200 meter kapan mau selesai yang 167 kilometer itu?"tanya dia.

    Abrasi yang terjadi di tiga pulau itu kata Gubri, akibat kerusakan mangrove, baik di kabupaten Bengkalis mampuan Kepulauan Meranti. Kerusakan mencapai 16.090 hektare.

    "Apa yang menyebabkan kerusakan mangrove? Ini tak lain dan tak buka karena adanya usaha panglong arang di Bengkalis dan Kepulauan Meranti sebanyak 223 usaha," bebernya.

    Saat pembahasan di tingkat Kementerian, Gubri mengaku salah satu usulan tim penanganan abrasi Riau meminta agar hutan mangrove ditutup. Namun Gubri sempat tidak setuju.

    "Tapi saya menyampaikan ke pak Menko saat itu, kami tak setuju kalau semua ditutup. Tetapi terhadap yang tidak memiliki area hutan mangrove tak jelas, hendaknya itu yang ditutup. Karena ini menyangkut pekerjaan yang berdampak terhadap pengangguran,"jelasnya.nor




    Subjects:

    BERITA UTAMA
  • No Comment to " Gubri Sebut Usaha Panglong Arang Penyebab Abrasi "

INFO PEMASANGAN IKLAN HUB 0812 6670 0070 / 0811 7673 35, Email:koranriau.iklan@gmail.com y1GyIO.jpg yLx3F0.jpg